Logo Harian.news

Ciptakan Ruang Inklusi, Pemkot Makassar Libatkan Difabel dalam Penyelenggaraan Salat Subuh Berjemaah dan Peringatan Maulid

Editor : Redaksi II Minggu, 22 September 2024 17:08
Ciptakan Ruang Inklusi, Pemkot Makassar Libatkan Difabel dalam Penyelenggaraan Salat Subuh Berjemaah dan Peringatan Maulid

HARIAN.NEWS, MAKASSAR– Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan inklusifitas di tengah masyarakat dengan menggelar Salat Subuh berjemaah di Anjungan City of Makassar, Pantai Losari, pada Minggu (22/9/2024).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum penting bagi Pemkot untuk melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk penyandang disabilitas.

Baca Juga : Disperindag Makassar Minta Aktivitas Gudang PT Maha Meru Wajib Berhenti Sementara

Pada kesempatan ini, Pemkot Makassar memberikan ruang khusus bagi para penyandang disabilitas untuk turut ambil bagian dalam acara yang sakral tersebut.

Kehadiran Muhammad Rustam, qori terbaik penyandang disabilitas cacat netra tingkat MTQ-Rong Kota Makassar Tahun 2023, dan Masyita Putri Nashira, qoriah terbaik nasional sekaligus hafizah 30 juz yang juga penyandang disabilitas cacat netra, menambah kekhusukan acara.

Rustam bertindak sebagai muazin, sementara Masyita melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan indah.

Baca Juga : Camat Ujung Pandang Tertibkan 11 Bangunan dan 6 Lapak PKL di Pisang Utara

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, menyatakan bahwa acara ini menjadi bukti nyata bahwa Makassar adalah kota yang ramah dan terbuka bagi semua warganya, tanpa terkecuali.

Inklusi sosial di berbagai sektor, termasuk dalam kegiatan keagamaan, menjadi salah satu fokus utama Pemkot dalam menciptakan kesetaraan dan harmoni di masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa semua warga, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan merasakan kebersamaan dalam setiap kegiatan di Makassar,” ujar Danny, sapaan akrabnya.

Baca Juga : Pertumbuhan Ekonomi Sulsel dan Makassar Menurut Analisis Lukman Setiawan 

Dengan menghadirkan para penyandang disabilitas, Pemkot Makassar juga berharap bahwa langkah ini bisa menjadi inspirasi bagi kota-kota lain untuk lebih peduli dan membuka ruang bagi mereka.

Keterlibatan aktif ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan, tetapi juga pengakuan atas kemampuan dan prestasi mereka di berbagai bidang.

“Makassar harus menjadi contoh dalam hal inklusifitas. Kami akan terus mendorong agar seluruh kegiatan masyarakat, baik formal maupun non-formal, yang dapat diakses oleh semua kalangan,” jelas Danny.

Baca Juga : Lontara+ Belum Bisa Dibaca: Cerita Difabel Menanggung Sulitnya Akses Digital di Makassar

Penulis: Nursinta

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news

Follow Social Media Kami

KomentarAnda