HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) milenial hingga Gen Z, yang tergabung dalam dunia seni, termasuk film.
Teranyar, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto berencana membuat gebrakan membangun kompleks studio film seperti Hollywood, Los Angeles, California, Amerika Serikat.
Baca Juga : Perpaduan Budaya Sulawesi dan Gaya Modern Warnai Yamaha CLASSY Modifest 2026 Makassar
“Memang sudah saatnya kita membuat koridor film kayak di Hollywood. Perlu ada kompleks pembuatan film seperti itu,” ujar Danny, sapaan akrab Ramdhan Pomanto kepada awak media, Jumat (23/8/2024).
Melihat sejarah, perfilman di Makassar memang produktif sejak dulu. Posisi Makassar selalu nomor dua setelah Jakarta.
Artinya, perfilman di Makassar telah mendapatkan posisi dan penggemar tersendiri. Dia memberi contoh, baru-baru ini film yang cukup mendapatkan perhatian dari masyarakat Uang Panai 2, Janda dan berbagai film lainnya.
Baca Juga : Ribuan Pelaku UMKM Ikuti BEST 1 Makassar, Fokus Tingkatkan Daya Saing Bisnis
Bahkan, masyarakat luar jika mendengar Uang Panai sudah pasti tahu dari Bugis Makassar, tentu saja juga berkat dukungan dari dunia seni seperti film.
“Luar biasa sekarang teman-teman. Seperti tadi, bagaimana perjuangan seorang janda. Itu luar biasa sekali, itukan masalah sosial,” paparnya.
“Ada juga Uang Panaik 2, ada juga yang eksplorasi sejarah, dan saya kira lewat media film adalah yang paling praktis bisa memberikan edukasi kepada teman-teman anak-anak kita milenial dan Gen Z seperti itu,” ujarnya menambahkan.
Baca Juga : Unismuh Makassar Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional Hasil Program KOSABANGSA Kemendiktisaintek
Selain itu, perfilman di Makassar secara tidak langsung akan berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bukan hanya di industri kreatif tapi juga berefek pada sektor lainnya.
“Secara tidak langsung iya karena branding Makassar semakin kuat. Itu adalah nilai atau value sebuah kota, yang membuat orang nyaman datang ke sini adalah karena branding itu, dan salah satu yang berkontribusi besar terhadap Kota Makassar dalam hal re-branding. Film Uang Panai itu kan, orang pasti ingatnya Makassar, dan tentunya dengan pajaknya,” kata Danny.
Penulis: Nursinta
Baca Juga : Makassar Masuki Tahap Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
