HARIAN.NEWS, SINJAI – Pernyataan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Partai NasDem, Mizar Roem, yang menyebut Wakil Bupati Sinjai agar tidak “baper” dalam menjalankan roda pemerintahan, memicu respons dari orang nomor dua di Kabupaten Sinjai.
Ucapan tersebut disampaikan Mizar Roem saat sesi wawancara dengan awak media pada puncak peringatan Hari Jadi Sinjai (HJS) ke-462.
Baca Juga : Kasus Dugaan Pelecehan di Sekolah, Guru SMA 4 Aruhu Jalani Pemeriksaan
Menanggapi sindiran itu, Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, memberikan tanggapan singkat namun bernada santai.
AMM—akronim dari Andi Mahyanto Mazda—mengaku tidak memahami istilah yang digunakan politisi NasDem tersebut.
“Saya tidak mengerti arti (baper). Kita kan orang kampung kodong, bukan orang kota,” ujar AMM saat dikonfirmasi, Sabtu (28/2/2026).
Wakil Bupati yang berlatar belakang sebagai lawyer itu juga menyebut dirinya kurang familiar dengan istilah singkatan yang menurutnya tidak tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Baca Juga : Praktisi Hukum Soroti Antrean BBM Subsidi di Sinjai, Dinilai Langgar Hak Warga
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti maksud dan tujuan pernyataan “baper” yang dilontarkan Mizar Roem kepada Wakil Bupati Sinjai. Pihak Mizar Roem pun belum memberikan klarifikasi lebih lanjut terkait pernyataan tersebut.
Situasi ini menjadi sorotan publik, terlebih di tengah dinamika politik dan pemerintahan Kabupaten Sinjai yang belakangan mencuat.
Diketahui, isu disharmonisasi antara Bupati dan Wakil Bupati Sinjai mengemuka setelah muncul perbedaan pandangan dalam penetapan Direktur PDAM Sinjai.
Baca Juga : Klarifikasi Pengelola SPBU Lita Soal Video Viral Pengisian Solar Jerigen
Dampaknya, sejumlah agenda resmi Pemerintah Kabupaten Sinjai dikabarkan tidak dihadiri oleh Wakil Bupati.
Perkembangan polemik ini pun dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas pemerintahan daerah jika tidak segera dikomunikasikan secara terbuka dan konstruktif.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

