Logo Harian.news

HARIAN SINJAI

Wabup Sinjai Kritik Kebijakan Efisiensi Presiden, Dinilai “Mencekik” Daerah

Editor : Andi Awal Tjoheng Kamis, 30 April 2026 16:05
Wakil Bupati Sinjai kritik kebijakan Prabowo. Efisiensi anggaran dinilai beban bagi daerah. (tangkaplayar_medsos@irman_harian.news)
Wakil Bupati Sinjai kritik kebijakan Prabowo. Efisiensi anggaran dinilai beban bagi daerah. (tangkaplayar_medsos@irman_harian.news)
APERSI

HARIAN.NEWS, SINJAI – Video Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, yang mengkritik kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat viral di media sosial dan memicu beragam tanggapan publik.

Dalam pernyataannya, Andi Mahyanto menyoroti kebijakan efisiensi yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai, kebijakan tersebut berpotensi memberikan tekanan besar bagi pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Sinjai, dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik.

Baca Juga : Sekda Sinjai Jamin Tak Ada Pengurangan Peserta BPJS di Daerahnya

Dalam video yang beredar, ia bahkan menyebut kebijakan efisiensi anggaran berpotensi “mencekik” ruang gerak daerah.

“Efisiensi ini jangan sampai justru menjadi beban bagi daerah. Kita di daerah butuh ruang untuk bergerak dan berkembang,” ujarnya dalam rekaman tersebut.

Menanggapi polemik tersebut, seorang politisi muda di Kabupaten Sinjai, Ahmad, turut memberikan pandangan.

Baca Juga : Pemkab Sinjai Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Gandeng Kemenkum Sulsel

Ia menilai efisiensi anggaran seharusnya tidak dipandang sebagai hambatan, melainkan momentum untuk mendorong kemandirian daerah.

“Mestinya pemerintah tidak menjadikan efisiensi anggaran sebagai masalah. Justru ini jadi tantangan untuk lebih kreatif dalam mengelola aset daerah agar bisa meningkatkan pendapatan,” kata Ahmad, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, sejumlah langkah strategis dapat ditempuh pemerintah daerah, seperti mengoptimalkan aset yang terbengkalai melalui skema sewa, bagi hasil, maupun kerja sama pemanfaatan dengan pihak ketiga.

Baca Juga : Pemerintah Sesuaikan Jadwal Makan Bergizi Gratis Jadi 5 Hari Seminggu

Selain itu, ia juga mendorong peningkatan profesionalisme dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar lebih produktif dan tidak menjadi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : IRMAN BAGOES

Follow Social Media Kami

KomentarAnda