MAKASSAR,HARIAN.NEWS – Bakal Calon Anggota DPR RI Dapil Sulsel I (Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Selayar) 2024 Syamsu Rizal MI atau akrab disapa Deng Ical dikenal sebagai kader Muhammadiyah dan Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM) namun akhirnya berlabuh ke PKB.
Partai besutan Alm Gusdur dipilih Mantan Wakil Wali Kota Makassar ini tidak lepas dari komitmen politik yang dibangun saat Pilkada 2019 lalu.
Baca Juga : Disdukcapil Makassar Didorong Perkuat Layanan, Kesadaran Warga Masih Rendah
Kala itu, Deng Ical yang maju sebagai Calon Wali Kota Makassar bersama dr Fadli Ananda sebagai wakil diusung koalisi PDIP, PKB dan Hanura.
Meski Deng Ical adalah kader Golkar kala itu, namun sayangnya pilihan partai beringin di calon lain yang merupakan lawan di Pilkada Makassar.
“Tidak elok kalau saya kampanyekan orang lain (usungan Golkar), sementara saya sendiri juga maju,” kata Deng Ical saat jadi pembicara di acara Pelatihan Kader Politik Muda dan Pelatihan Kepemimpinan Muda yang diselenggarakan PW Muhammadiyah Sulsel, di Karebosi Condotel, Jumat (25/8/2023).
Baca Juga : Anggota DPR RI Deng Ical Kecam Serangan Israel Tewaskan Prajurit TNI: Negara Harus Hadir
Deng Ical yang “menghilang” pasca Pilkada Makassar dakui karena harus fokus pada usaha yang dikelola. Disamping itu menjalankan organisasi kemanusiaan dan sebagai dosen.

Namun syahwat politik yang sudah terbiasa dilakoni akhirnya terbuka pada momen Pemilu 2024. Sehingga harus kembali masuk ke partai politik tapi bukan lagi bertahan di Golkar.
Baca Juga : Deng Ical: Donor Darah Ramadan Tahun Ini Pecahkan Rekor di Makassar
“Pasangan saya dulu Dokter Fadli (Ananda) sudah lebih dulu pamit gabung ke PDIP. Akhirnya pilihan saya sisa Dua, antara PKB dan Hanura. Namun pilihan jatuh ke PKB. Saya merasakan yah, PKB ini tidak ada bayar-bayar,” tutur Deng Ical dihadapan peserta kader Muhammadiyah.
Deng Ical juga mengakui banyak mempertanyakan kenapa bergabung ke PKB sementara dia kader Muhammadiyah.
“Betul, banyak tanya kenapa masuk PKB sementara saya Muhammadiyah, saya jawab, PKB ini partai terbuka. Didalam ada, kristen, Hindu, dan Muhammadiyah saya, jadi ini partai terbuka,” kata Deng Ical disambut aplaus peserta dan juga dihadiri Syaiful Saleh, Usman Lonta dan lain-lain.
Baca Juga : Deng Ical Apresiasi Kekompakan Posko Siaga Bencana Tamangapa
Deng Ical juga memberi motivasi kepada para kader peserta pelatihan tentang pilihan terjun ke politik adalah ikhtiar untuk memberikan manfaat dan amal jariyah.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

