JENEPONTO, HARIAN.NEWS – Pihak penanggung jawab teknis menjawab terkait dengan pekerjaan jembatan yang di Ta’binjai penghubung kecamatan Tamalatea dan kecamatan Bontormba, Senin (2/1/2023).
Penanggung jawab teknis Anwar mengatakan, saya akan bertanggung jawab penuh terkait pekerjaan jembatan ini, dan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat pasti kami akan tindak lanjuti,” kata Anwar saat dikonfirmasi harian.news.
Baca Juga : Dukung Fasilitas Ibadah, Pegadaian Bantu Pembangunan Masjid di Jeneponto
“Ia kami akan tindak lanjuti dan kami akan lakukan perbaikan yang mana dianggap retak, rusak, dan juga masih ada penahan dinding yang belum di plester,” sambungnya.
Terkait dengan uji sondir, Anwar mengatakan, “kami sudah melakukan uji sondir namun jika yang dikatakan masyarakat tidak sesuai dengan harapan kami bisa buktikan bahwa kita sudah melakukan uji sondir,” tuturnya.
Lebih lanjut dikatakan jika terkait dengan bronjong yang hanya satu sisi yang dipasang ia mengatakan bahwa itu benar hanya satu sisi yang di pasang. “Tapi kami akan lakukan pemasangan disemua sisi jembatan,” urainya.
Baca Juga : Perkuat Akuntabilitas, Jeneponto dan Takalar Bahas Teknis Pelaporan Program Strategis Nasional
Masih kata Anwar mengatakan bahwa pekerjaan rekonstruksi pada jembatan Ta’binjai ini memang belum rampung 100%, penahan dinding juga belum dilakukan plester,” ucapnya.
“Kami akan lakukan perbaikan jika ada pekerjaan kami yang retak dan juga rusak, terima kasih kepada masyarakat Tamalatea dan Bontoramba atas kritikannya kepada kami,” tukasnya.
“Minggu ini kami lanjutkan ini pekerjaan jembatan, semua yang dianggap rusak akan kami lakukan perbaikan, tentunya juga kami akan kordinasi ke dinas pekerjaan umum,” tutup Anwar yang mantan Kadis PUPR 12 tahun itu.
Baca Juga : Mudik Lebaran 2026, Indosat Antisipasi Lonjakan Trafik 53 Persen di Jeneponto
(Aswin)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

