HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Kelima Belas Masa Persidangan 2024/2025 untuk menyampaikan Laporan Hasil Pelaksanaan Reses Ketiga, kemarin, di Ruang Rapat Paripurna DPRD.
Rapat dipimpin oleh Wakil I Ketua DPRD Makassar, Andi Suharmika, dan dihadiri seluruh anggota DPRD, Sekretaris Kota Makassar, serta jajaran Pemerintah Kota Makassar.
Dalam kesempatan ini, perwakilan Dapil II (Kecamatan Wajo, Bontoala, Tallo, Ujung Tanah, dan Kepulauan Sangkarang), Ismail, menyampaikan harapan agar Pemkot Makassar membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan mendorong program progresif untuk kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengapresiasi program kerja Pemkot Makassar yang dirancang efektif. Kami berharap pemerintah lebih fokus menindaklanjuti usulan masyarakat yang berkembang sesuai dinamika kehidupan,” ujar legislator Fraksi Golkar tersebut.
Sementara itu, perwakilan Dapil III (Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya), Idris, menyoroti rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di wilayahnya. Idris mengingatkan agar program ini dievaluasi karena berpotensi menimbulkan masalah lingkungan di kawasan padat penduduk.
“Kami mendorong Pemkot fokus pada masalah kebersihan, peremajaan armada pengangkut sampah, perbaikan lampu jalan, dan perbaikan infrastruktur jalan berlubang agar mobilitas warga lancar,” jelas Idris dari Fraksi Gerindra.
Perwakilan Dapil IV (Kecamatan Manggala dan Panakkukang), Hartono, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pembangunan daerah, termasuk pengendalian banjir, program kesehatan, dan pengelolaan bantuan sosial.
“Pelatihan bagi pengurus Koperasi Merah Putih, perbaikan pelayanan pendidikan, serta pendataan penerima bantuan sosial harus menjadi perhatian serius Pemkot agar program dapat tepat sasaran,” ujar Hartono dari Fraksi PKS.
Rapat paripurna ini menegaskan komitmen DPRD Makassar untuk menyalurkan aspirasi masyarakat dari setiap daerah pemilihan sebagai dasar rekomendasi kebijakan dan pembangunan kota yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
