HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Tahun 2026 di Hotel Fourpoint by Sheraton Makassar, Kamis (07/05/2026).Kegiatan ini akan berlangsung hingga 8 Mei 2026.
Rakernas II ASITA tersebut dihadiri ratusan pelaku industri pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia hingga puluhan pelaku UMKM.
Saat dikonfirmasi, Ketua Panitia Rakernas II ASITA 2026, Aliyah Mustika Ilham, mengatakan momentum Rakernas ini akan menjadi sinergi antar sektor pariwisata sekaligus mendorong promosi destinasi wisata daerah.
Baca Juga : Dua Mahasiswa Pendidikan Biologi Unismuh Lulus Tanpa Skripsi Lewat Publikasi Sinta 2
“Rakernas ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif bagi promosi destinasi dan pergerakan ekonomi daerah,” katanya.
Wakil Walikota Makassar ini juga menyampaikan topik kegiatan Rakernas II yang berlangsung di Makassar.
“Rapat Koordinasi Nasional yang diikuti 23 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ASITA se-Indonesia ini akan membahas berbagai isu strategis organisasi dan penguatan koordinasi antar pengurus daerah,” bebernya.
Baca Juga : Juri Ungkap Rahasia Juarai Lomba Jurnalistik JNE 2026
Aliyah menyebut keterlibatan berbagai pihak menunjukkan posisi strategis ASITA sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pengembangan ekosistem pariwisata nasional.
Selanjutnya, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa yang juga hadir membuka acara Rakernas II ASITA menyampaikan, pihaknya mendorong pengembangan pariwisata Indonesia yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing melalui kolaborasi pemerintah dan pelaku industri.
“Penguatan sektor pariwisata tidak hanya berfokus pada jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga pada kualitas pengalaman wisata dan dampak ekonomi bagi masyarakat,” bebernya.
Baca Juga : GMTD Gelar RUPST 2026, Struktur Pengurus Baru Disahkan
Selanjutnya Ketua DPD ASITA Sulawesi Selatan, Didi Leonardo Manaba, berharap Rakernas menghasilkan kebijakan dan program yang berdampak luas terhadap pengembangan sektor pariwisata nasional.
“Harapannya bukan hanya sekadar seremonial, tetapi hasil Rakernas ini bisa berdampak luas kepada sektor pariwisata, bukan hanya di Makassar atau Sulawesi Selatan, tetapi di seluruh Indonesia,” ujar Didi.
Ia menambahkan ASITA ingin memastikan seluruh biro perjalanan wisata resmi yang tergabung dalam organisasi mampu memberikan pelayanan optimal kepada wisatawan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Baca Juga : Menuju Kampus Bereputasi Internasional, Unismuh Makassar Jalani Visitasi BAN-PT
Diketahui, pembukaan Rakernas turut dihadiri unsur pemerintah, stakeholder pariwisata, mitra industri, sektor perbankan, telekomunikasi, hingga sekitar 200 pelaku usaha perjalanan wisata dari berbagai wilayah Indonesia.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
