HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Etno Fun 2026 hadir sebagai program edukatif berbasis game-based learning yang diinisiasi komunitas Etno Adventure. Program ini bertujuan menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak.
Kegiatan tersebut digelar pada Minggu, 5 April 2026, dengan melibatkan sekitar 30 anak di sekolah pesisir Pelabuhan Paotere.
Etno Fun merupakan bagian dari pengembangan program Etno Adventure yang berfokus pada pelestarian budaya melalui pendekatan kreatif dan interaktif.
Di tengah meningkatnya penggunaan teknologi di kalangan anak, program ini hadir sebagai alternatif pembelajaran yang menekankan interaksi langsung, aktivitas fisik, serta penguatan nilai-nilai budaya lokal.
Rangkaian kegiatan dirancang secara sistematis, dimulai dari sesi orientasi, kemudian dilanjutkan dengan permainan edukatif berbasis pos. Dalam sesi ini, peserta diajak menyusun potongan gambar pahlawan melalui berbagai tantangan.
Selain itu, terdapat pula sesi Art Space berupa kegiatan menggambar dan mewarnai rumah adat tradisional yang dikaitkan dengan tokoh pahlawan, sehingga anak-anak dapat memahami keterkaitan antara budaya dan sejarah secara lebih kontekstual.
Melalui berbagai aktivitas tersebut, Etno Fun tidak hanya mendorong kreativitas anak, tetapi juga melatih kerja sama, membangun kepercayaan diri, serta meningkatkan pemahaman terhadap budaya lokal.
Program ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan pembelajaran budaya yang lebih aplikatif dan menyenangkan.
Sejalan dengan visi tersebut, Founder Etno Adventure, Ahmad Yusuf Suandi, menegaskan bahwa program ini tidak hanya menyasar anak-anak sebagai peserta, tetapi juga mendorong peran pemuda sebagai penggerak kegiatan sosial dan edukatif di masyarakat.
“Etno Fun tidak hanya menyasar anak usia sekolah, tetapi juga menjadi ruang bagi pemuda untuk berkontribusi melalui aksi sosial yang berdampak. Program ini merupakan bagian dari upaya kami menghidupkan kembali aktivitas pembelajaran di sekolah-sekolah dengan keterbatasan sistem pembelajaran. Ke depan, kami menargetkan perluasan jangkauan program ke berbagai sekolah umum maupun komunitas marjinal lainnya,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak yang turut berkontribusi dalam menyukseskan Etno Fun 2026.
Ketua Pelaksana Etno Fun 2026, Juan Truli Paelongan, berharap program ini mampu menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap budaya bangsa.
“Kami berharap dapat menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian generasi muda terhadap kekayaan budaya bangsa. Ke depan, program ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas sebagai bagian dari upaya membangun pendidikan yang berkarakter dan berbudaya,” katanya.
Sebagai program yang telah menunjukkan dampak positif, Etno Adventure tercatat mampu meningkatkan motivasi belajar hingga 44,5 persen serta pemahaman lingkungan sebesar 90,6 persen.
Dengan capaian tersebut, Etno Fun 2026 diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi berbasis budaya kepada lebih banyak anak, khususnya di komunitas dengan akses terbatas.
Melalui kegiatan ini, Etno Fun juga mengajak berbagai pihak—mulai dari media partner, sponsor, hingga komunitas—untuk berkolaborasi menciptakan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus menjaga dan melestarikan identitas budaya lokal di tengah arus globalisasi.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
