“DPRD Gowa mendukung semua kegiatan positif. Kami berharap Masjid Syekh Yusuf ini bisa menjadi pusat kegiatan keagamaan di Kabupaten Gowa,” katanya.
Wabup Gowa: Harapan Lahirkan Dai Nasional dari Bumi Syekh Yusuf
Sementara itu, Wakil Bupati Gowa, Dharmawangsyah Muin, dalam sambutannya mengemukakan harapan besar agar festival ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk melahirkan dai dan daiyah berkualitas, bahkan hingga tingkat nasional.
Baca Juga : Evaluasi Kinerja Bupati 2025, DPRD Gowa Gelar Rapat Lanjutan
“Kita berharap kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi program berkelanjutan yang mampu mencetak dai dan daiyah yang memiliki kemampuan, pengetahuan, serta pengaruh positif bagi masyarakat,” ujar Dharmawangsyah.
Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Gowa memiliki sejarah besar dalam perkembangan dakwah Islam. Daerah ini merupakan tanah kelahiran ulama besar sekaligus pahlawan nasional, Syekh Yusuf al-Makassari.
“Gowa adalah tempat lahirnya Syekh Yusuf, ulama besar yang dikenal hingga mancanegara. Tentu menjadi harapan kita bersama agar dari daerah ini juga lahir tokoh-tokoh agama yang mampu memberi pengaruh positif di tingkat nasional,” tambahnya.
Baca Juga : Hasrul Buka Sidang, Fahmi Adam Pimpin DPRD Gowa
Festival Ramadan yang digelar selama dua hari ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat serta meningkatkan suasana spiritual selama bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
