Logo Harian.news

FIFA Matchday 2026: Garuda Berburu Lawan Kelas Dunia, Italia Kandidat Kuat

Editor : Redaksi Kamis, 09 April 2026 21:43
Dok. FB
Dok. FB

HARIAN.NEWS – Wacana laga uji coba antara Timnas Indonesia melawan Italia pada FIFA Matchday 2026 mulai mencuri perhatian publik. Rencana ini dinilai sebagai langkah ambisius dalam upaya mendongkrak posisi Indonesia di peringkat dunia.

PSSI memang tengah berburu lawan dengan kualitas tinggi. Targetnya jelas, yakni menembus 100 besar ranking FIFA pada 2027. Saat ini, skuad Garuda masih berada di posisi ke-122, sehingga setiap pertandingan internasional memiliki arti penting dalam perolehan poin.

Di tengah situasi tersebut, peluang menghadapi tim sekelas Italia menghadirkan dua sisi sekaligus: tantangan berat dan kesempatan besar. Terlebih, Italia yang tidak tampil di Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi lawan ideal untuk agenda uji coba.

Baca Juga : Next Goal Resmi Jalan, 500 Talenta Sepak Bola Putri Indonesia Disiapkan

Jika terealisasi, laga ini tak sekadar pertandingan persahabatan, melainkan panggung pembuktian bagi level sepak bola Indonesia di kancah global.

Italia Masuk Bidikan PSSI

FIFA Matchday periode 1–9 Juni 2026 akan dimaksimalkan oleh Timnas Indonesia dengan dua agenda pertandingan. Tim pelatih yang kini ditangani John Herdman membutuhkan lawan yang mampu meningkatkan kualitas permainan sekaligus memberikan nilai kompetitif.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkapkan bahwa pencarian lawan masih terus berlangsung. Ia menyebut satu negara sudah hampir pasti menjadi lawan, sementara satu slot lainnya masih dalam proses penjajakan.

Baca Juga : Irak Lolos Piala Dunia 2026, Terjebak Grup Neraka Lawan Prancis

“Sudah ada satu negara, tinggal satu lagi yang sedang kami cari,” ujarnya dikutip di tvonenews.

Menariknya, PSSI mempertimbangkan negara yang tidak lolos ke Piala Dunia 2026. Dari sejumlah opsi, Italia menjadi kandidat yang cukup masuk akal, baik dari sisi teknis maupun daya tarik komersial.

Meski begitu, komunikasi resmi dengan federasi Eropa tersebut disebut belum dilakukan. Proses masih berada pada tahap penjajakan untuk menemukan lawan yang paling sesuai dengan kebutuhan tim.

Baca Juga : Ketergantungan Batu Bara Hambat Transisi Energi Indonesia

Faktor Kedekatan dan Nilai Strategis
Munculnya Italia dalam wacana ini bukan tanpa alasan. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memiliki rekam jejak kuat di sepak bola Italia setelah pernah menjadi pemilik Inter Milan pada 2013–2018.

Relasi tersebut dinilai bisa membuka peluang komunikasi yang lebih fleksibel dibandingkan dengan negara lain di Eropa.
Selain itu, ada faktor tambahan yang membuat laga ini semakin menarik.

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, saat ini berkarier di kompetisi Italia. Kehadiran mereka berpotensi menambah daya tarik sekaligus kedekatan emosional dalam pertandingan.
Jika berkaca pada laga melawan Argentina pada 2023, Indonesia memang kalah 0-2.

Baca Juga : Bagini Tips Berkendara Selama Ramadan Ala YRA Indonesia

Namun, pertandingan tersebut tetap memberi dampak positif dari sisi pengalaman, kualitas permainan, hingga eksposur internasional.

Target Ranking dan Perhitungan Risiko
Di balik wacana besar ini, fokus utama tetap pada peningkatan ranking FIFA. Dengan posisi yang masih di luar 100 besar, setiap laga harus dirancang secara cermat.

Menghadapi tim kuat seperti Italia memang berisiko dari sisi hasil. Namun, keuntungan yang didapat dari segi pengalaman dan peningkatan kualitas permainan juga tidak kecil.

Sebaliknya, melawan tim dengan level yang lebih seimbang bisa membuka peluang meraih kemenangan dan tambahan poin secara maksimal.

Sumardji menegaskan bahwa PSSI tidak gegabah dalam menentukan lawan.
“Kami masih melihat opsi, terutama dari negara yang tidak lolos ke Piala Dunia 2026,” katanya.

Dengan dua slot pertandingan yang tersedia, PSSI berusaha mencari keseimbangan antara laga prestisius dan peluang hasil positif.

Jika benar terwujud, duel Indonesia melawan Italia akan menjadi salah satu momen paling bergengsi dalam sejarah sepak bola nasional.

Selain menguji kemampuan tim, laga ini juga berpotensi mengangkat citra Indonesia di mata dunia.

Kini, publik menanti langkah resmi PSSI—apakah Italia benar-benar akan menjadi lawan, atau justru muncul kejutan lain yang tak kalah menarik.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda