“Jangan sampai terjadi penumpukan kendaraan di pintu keluar tol atau kelangkaan bahan bakar. Semua ini harus diantisipasi sejak dini agar masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman,” tegasnya.
Optimalisasi Pengelolaan Anggaran dan Sertifikasi Halal
Baca Juga : Trade Misinvoicing Mengancam, Gibran: Ada Arus Gelap di Balik Ekspor-Impor
Dalam aspek pengelolaan anggaran daerah, Gibran mendorong pemanfaatan e-katalog yang melibatkan UMKM serta percepatan sertifikasi halal. Ia mengingatkan bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024, mulai Oktober 2026, barang dan jasa tertentu wajib memiliki sertifikat halal.
“Saya harap kepala daerah bisa memastikan proses ini berjalan dengan baik dan bersinergi dengan berbagai pihak terkait,” ujarnya.
Menjaga Toleransi dan Harmoni Sosial
Baca Juga : Kementan Tegaskan Hilirisasi CPO Perkuat Energi dan Kesejahteraan Petani
Sebagai penutup, Wapres menegaskan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan di tengah masyarakat. Ia mencontohkan Kota Singkawang sebagai salah satu kota dengan indeks toleransi tertinggi di Indonesia.
“Toleransi yang tinggi menunjukkan bahwa Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) berjalan dengan baik. Ini sangat penting untuk memastikan persatuan dan keharmonisan di masyarakat tetap terjaga,” kata Gibran.
Dengan sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, ia optimistis berbagai program prioritas pemerintah dapat terlaksana dengan baik demi kemajuan Indonesia. ***
Baca Juga : Program MBG 2026: Daerah 3T Dapat Jatah Makan 6 Hari, Ini Alasannya
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

