Arsenal Akhiri Penantian, Man City Terpuruk Usai Imbang Bournemouth
HARIAN.NEWS,LONDON – Runtuh sudah dominasi Manchester City di pentas Premier League. Arsenal FC resmi mengakhiri penantian panjang mereka dengan mengunci gelar juara Liga Inggris musim 2025/2026, Rabu (20/5/2026).
Baca Juga : 5 Pemain Premier League dengan Kenaikan Nilai Pasar Tertinggi di Musim 2024/2025
Kepastian itu didapat setelah The Citizens hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan AFC Bournemouth di Vitality Stadium. Hasil tersebut membuat skuad asuhan Pep Guardiola tak lagi memiliki kans matematis untuk mengejar Arsenal yang kini kokoh di puncak klasemen dengan 82 poin.
City, yang tertahan di 78 poin dengan satu laga tersisa, harus menelan pil pahit kegagalan meraih gelar untuk musim kedua secara berturut-turut. Sebelumnya, mereka harus mengakui keunggulan Liverpool FC dalam persaingan ketat pada musim 2024/2025.
Era Baru Arsenal
Baca Juga : Manchester United Gacor! 3 Gol Tanpa Balas ke Gawang Leicester
Keberhasilan Arsenal mengunci gelar lebih cepat menjadikan laga pamungkas akhir pekan nanti tak lagi menentukan bagi kedua tim. The Gunners resmi menjadi raja Inggris musim ini, sekaligus memutus mata rantai dominasi City yang telah berlangsung hampir satu dekade.
Bagi Arsenal, ini adalah momen bersejarah yang mengakhiri periode panjang tanpa gelar Premier League. Strategi rekrutmen cerdas dan konsistensi performa sepanjang musim menjadi kunci keberhasilan Mikel Arteta membawa The Gunners kembali ke puncak.
Haaland: “Ini Belum Cukup Baik”
Baca Juga : Mohamed Salah Samai Rekor Aguero, Cetak Sejarah di EPL!
Di sisi lain, atmosfer berbeda menyelimuti kubu Manchester City. Striker andalan Erling Haaland tak mampu menyembunyikan kekecewaan usai laga. Pemain asal Norwegia itu menilai performa timnya musim ini masih jauh dari standar yang diharapkan.
“Setiap pertandingan di Liga Inggris itu sulit. Kami sudah berusaha, tetapi itu tidak cukup,” ujar Haaland dengan nada kecewa dalam konferensi pers pasca-laga.
Pemain yang mencatatkan 27 gol sepanjang musim ini menegaskan bahwa kegagalan harus menjadi bahan bakar bagi seluruh skuad untuk bangkit. “Kami harus marah, kami harus punya semangat membara karena ini belum cukup baik. Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memenangkan liga musim depan,” tegasnya.
Baca Juga : Liverpool Lanjutkan Dominasi, Puncaki Klasemen Liga Inggris 2025
Evaluasi Total Guardiola
Kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi Manchester City yang sebelumnya dikenal sebagai mesin juara tak terbendung. Analisis taktis menunjukkan bahwa City mengalami penurunan konsistensi di paruh kedua musim, terutama dalam laga-laga krusial melawan tim papan tengah.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
