Namun, meski kebutuhan digital meningkat, banyak pengguna masih mengeluhkan kendala koneksi. Dua tantangan utama yang paling banyak dihadapi adalah kualitas sinyal yang buruk dan kecepatan internet yang melambat, terutama pada jam-jam sibuk menjelang berbuka puasa.
Survei yang dilakukan terhadap 1.029 responden ini juga mengungkapkan empat jenis konten yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Muslim selama Ramadan, yaitu:
– Informasi jadwal ibadah dan waktu salat
Baca Juga : Akuisisi Tokopedia Bermasalah, TikTok Nusantara Tersandung Sanksi KPPU
– Konten hiburan seperti film dan video pendek
– Resep makanan dan ide menu berbuka serta sahur
– Program kuliner dan rekomendasi tempat makan
Baca Juga : Kisah Haru Vivin, Siswi Papua Sekolah Sambil Gendong Adik
Mayoritas responden (42%) mengakses konten-konten ini sebelum waktu berbuka puasa, yang menunjukkan tren penggunaan media sebagai sarana ngabuburit.
Layanan Pengiriman Ikut Naik, Makanan Jadi Primadona
Selain hiburan digital, tren konsumsi selama Ramadan juga berdampak pada peningkatan penggunaan layanan pengiriman.
Baca Juga : Lagu Gaun Merah Trending, Bikin Luka Lama Terbuka
Survei Populix mencatat bahwa tiga dari empat umat Muslim menggunakan layanan pengiriman lebih sering dibandingkan bulan-bulan lain, terutama untuk membeli makanan dan minuman.
Sekitar 42% responden mengaku menggunakan layanan ini dua hingga tiga kali seminggu, baik untuk kebutuhan sahur maupun berbuka puasa.
Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengutamakan kenyamanan dalam menyiapkan makanan selama Ramadan.
Baca Juga : Momen Silaturahmi Idulfitri, IPPK Prov Sulsel Gelar Halal Bihalal
Dengan meningkatnya konsumsi di berbagai sektor, mulai dari hiburan digital hingga layanan pengiriman, Ramadan bukan hanya bulan penuh berkah, tetapi juga momen puncak bagi industri digital dan ekonomi berbasis layanan di Indonesia. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
