Logo Harian.news

Oleh: IGA KUMARIMURTI DIWIA

Idealisme Pemuda, Modal Terakhir Membangun Negeri

Editor : Rasdianah Jumat, 08 Maret 2024 12:19
ilustrasi. Foto: istock
ilustrasi. Foto: istock

Pemred harian.news, IGA Kumarimurti Diwia. Foto: dok

HARIAN.NEWS – Dengan jumlah penduduk lebih dari 278 juta jiwa, Indonesia memiliki potensi besar untuk membangun negaranya. Bayangkan jika seperlimanya merupakan generasi muda yang berkualitas dan produktif, Indonesia pun bisa semakin bersinar.

Kita sadari bersama, mengapa Indonesia disebut “macan” yang tertidur. Artinya Indonesia memiliki kekuatan besar tapi belum tergali sepenuhnya.

Negara ini membutuhkan pemuda cerdas, pintar, dan beridealisme tinggi untuk membangun demi mengejar ketertinggalan. Idealisme adalah barang mewah yang harus dimiliki pemuda sebagai benteng terakhir. Bukan tentang usia namun tentang pemahaman “muda”, jiwa yang bisa membebaskan kerusakan mentalitas “tua”, serta berani mengemban misi perubahan.

Meminjam istilah Bung Hatta, pemuda adalah generasi baru, kaum terdidik yang mampu membebaskan diri dari kolonisasi kesadaran, bisa mengambil inisiatif untuk membangkitkan kekuasaan rakyat, mampu menarik garis batas masa lalu dan masa depan. Pemimpin muda adalah sebuah generasi perubahan yang me-muda-kan.

Indonesia Bersinergi

Kita sepakat, majunya sebuah negara tergantung kualitas SDM (sumber daya manusia). Salah satu cara menciptakan SDM yang baik adalah melalui pendidikan.

Ini merupakan senjata paling kuat yang bisa digunakan untuk mengubah dunia. Jika kaum terdidik sudah mampu membebaskan diri dari ketertinggalan, sungguh idealisme pemuda-pemudalah yang memperkokoh dan mengantarkan negara ini bersaing untuk mengembangkan sumber daya. Sinergitas sangat berperanserta.

Langkah selanjutnya, berkontribusi dengan berbagai pihak terkait untuk membantu mendongkrak pengembangan sarana prasarana serta kemitraan demi kemajuan negara. Indonesia milik kita, sense of belonging ini sebagai wujud kepedulian serta strategi untuk menghidupkan kembali karakter bangsa.

Mari menegaskan diri untuk tidak menjadi pemimpin, pejabat, serta wakil rakyat yang tidak jujur. Jadilah diri sendiri, pandai, tegas, bebas dari dosa dan dusta yang menyandera ketegasannya. Bangun Indonesia dengan tidak menjadikan pendusta dan pencuri uang negara sebagai pengatur kehidupan.

Yakinlah, Tuhan akan menempatkan pemuda baik, berkarakter dan memiliki idealisme serta integritas dimampukan menata kehidupan bagi seluruh bangsa. Berdirilah untuk warga negara nusantara dan rakyat. Semoga kita semua menjadi masyarakat yang damai, produktif, sejahtera, saling memuliakan dan mengharumkan nama besar NKRI.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Penulis : IGA K

Follow Social Media Kami

KomentarAnda