HARIAN.NEWS,JAKARTA – Tiket terakhir Piala Dunia 2026 akhirnya resmi tertutup. Timnas Irak menyegel tempat di turnamen akbar sepak bola dunia setelah menaklukkan Bolivia dengan skor 2-1 di Monterrey, Kanada, Senin (31/3/2026).
Kemenangan bersejarah “Singa Mesopotamia” ini sekaligus melengkapi komposisi 48 negara yang akan berlaga mulai 12 Juni 2026 mendatang. Namun, euforia Irak tak bertahan lama. Tantangan berat langsung menanti di fase grup.
Irak Terjebak “Grup Neraka” Versi FIFA
Baca Juga : FIFA Matchday 2026: Garuda Berburu Lawan Kelas Dunia, Italia Kandidat Kuat
Dalam pengundian resmi yang digelar FIFA, Irak tergabung di Grup I yang langsung dijuluki ” grup neraka ” oleh para pengamat sepak bola dunia. Di grup ini, Irak harus berhadapan dengan tiga raksasa: Prancis, Senegal, dan Norwegia.
Prancis datang dengan skuad bintang yang dipimpin Kylian Mbappe, peraih Golden Boot Piala Dunia 2022. Senegal membawa kekuatan fisik dan taktis khas Afrika yang selalu merepotkan. Sementara Norwegia diperkuat duet maut Erling Haaland dan Martin Odegaard yang tengah berada di puncak performa.
“Grup ini sangat menantang, tapi kami percaya pada kemampuan tim. Ini adalah kesempatan emas bagi Irak untuk menunjukkan kualitas di panggung dunia,” ujar juru bicara Timnas Irak dalam keterangan resminya.
Baca Juga : Piala Dunia 2026 Bakal Sepi Tanpa 6 Bintang Ini
Tuan Rumah Juga Dapat Lawan Berat
Tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026—Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat—juga tidak mendapat jalan mulus di fase penyisihan.
Meksiko berada di Grup A dan harus bersaing dengan Korea Selatan, kekuatan Asia yang konsisten. Kanada akan meladeni tantangan Bosnia dan Herzegovina di Grup B, sementara Amerika Serikat berhadapan dengan Turki di Grup D yang diprediksi kompetitif.
Baca Juga : Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert Dipecat PSSI
Juara Bertahan & Raksasa Dunia Diuji
Argentina, juara bertahan Piala Dunia 2022, ditempatkan di Grup J bersama Austria, Aljazair, dan Jordania. Meski tidak serumit grup Irak, skuad asuhan Lionel Scaloni tetap harus waspada.
Sementara itu, Brasil—pengoleksi gelar terbanyak dengan 5 trofi—akan diuji kekuatan Maroko dan Skotlandia di Grup C. Maroko, yang mencatatkan sejarah sebagai tim Afrika pertama yang tembus semifinal pada 2022, diprediksi menjadi kuda hitam berbahaya.
Baca Juga : PSSI Diganjar Sanksi dari FIFA
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
