HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kondisi jalan berlubang di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan Asrama Kavaleri, Kota Makassar, memicu kecelakaan lalu lintas beruntun.
Dalam dua hari terakhir, sejumlah pengendara dilaporkan terjatuh dan mengalami luka-luka akibat kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki.
Baca Juga : Usulan Menteri PPPA Arifah Fauzi Dibanjiri Kritik
Lubang jalan yang cukup dalam, ditambah arus kendaraan yang padat, membuat pengendara khususnya roda dua kesulitan menghindar.
Salah seorang warga Perintis Kemerdekaan, Viero, yang juga saksi mata depan Kavaleri menyayangkan lambannya penanganan dari pihak terkait. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga : Wakil Ketua DPR RI Sampaikan Duka Mendalam atas Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
“Dalam dua hari ini sudah banyak korban jatuh dan luka-luka (depan Kavaleri). Kami sangat berharap dinas terkait segera turun tangan melakukan perbaikan. Ini jalan trans provinsi dan sangat padat dilalui masyarakat,” ujarnya, Minggu (11/1) pagi ini.
Menurut Viero yang memiliki usaha pas dekat Kavaleri, Jalan Perintis Kemerdekaan merupakan jalur vital yang digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas harian, mulai dari berangkat sekolah, bekerja, hingga distribusi barang dan jasa. Jika dibiarkan, potensi korban diperkirakan akan terus bertambah.
Warga pun meminta perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait, baik di tingkat kota maupun provinsi, agar segera melakukan penambalan atau perbaikan permanen pada titik-titik kerusakan. Langkah cepat dinilai penting demi menjamin keselamatan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan secara umum.
Baca Juga : Warga Soroti Lambannya Unit Lakalantas Polrestabes Makassar Tangani Kasus Kecelakaan
Sejumlah titik disebut warga sebagai lokasi paling rawan, di antaranya di depan Universitas Cokroaminoto Makassar, kawasan Asrama Kavaleri, serta di sekitar pusat perbelanjaan Maxi dan Top Mode.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi HARIAN.NEWS masih berupaya mengonfirmasi dinas terkait mengenai rencana penanganan kerusakan jalan tersebut.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

