Selain itu, ada pula 15 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) daerah, antara lain di Ambon, Banda Aceh, Bandung Barat, Bantaeng, Banyuwangi, Belitung, Kendari, Lombok Timur, Padang, Pangkep, Samarinda, Sidoarjo, Sorong, Surakarta, dan Ternate.
“Seluruh rangkaian asesmen ini tanpa memungut biaya sepeser pun dari kantong peserta,” tegas Yassierli.
Di sisi lain, pemerintah menetapkan target besar pada Program Magang Nasional 2026. Kemnaker mematok kuota hingga 150 ribu peserta baru. Angka ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses penyerapan tenaga kerja terlatih di seluruh nusantara.
Baca Juga : Magang Gaji UMR 2026 Dibuka, Kuota Naik Jadi 150 Ribu Peserta
“Sertifikasi menjadi bukti valid atas keterampilan yang dikuasai, sehingga memudahkan peserta untuk diserap oleh industri,” pungkas Menaker.
Bagi para pencari kerja dan lulusan magang, ini adalah momentum emas. Bukan hanya pengalaman, tapi juga pengakuan resmi negara atas keahlian yang dimiliki. Persaingan kerja semakin ketat, namun peluang semakin terbuka lebar. Gunakan hakmu. Daftar sekarang.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
