Logo Harian.news

Ketika KADIN Peduli Menjelang Hari Kemenangan

Editor : Redaksi Kamis, 19 Maret 2026 04:56
Waketum DPP Kadin, Andi Yuslim Patawari (AYP) berbagi di Ramadan. (Dok. Ist)
Waketum DPP Kadin, Andi Yuslim Patawari (AYP) berbagi di Ramadan. (Dok. Ist)

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Ramadhan selalu punya caranya sendiri untuk menguji makna kepedulian. Bukan pada seberapa besar yang diberikan, tetapi pada seberapa jujur alasan di baliknya.

Di tengah ritme kota yang sering sibuk menghitung untung-rugi, ada momen-momen kecil yang mencoba mengingatkan, bahwa kemanusiaan tidak selalu harus menunggu krisis untuk hadir.

Di Jakarta, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melalui jajaran Wakil Ketua Umumnya menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako ke Panti Asuhan Vincentius Putra. Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial Ramadhan, melainkan bagian dari komitmen organisasi untuk tetap hadir di ruang sosial, bukan hanya ekonomi. Kepada siapapun dan tak mengenal golongan dan agama.

Baca Juga : GMTD Bangun Ekosistem Sosial-Ekonomi Lewat Program “Jumat Berbagi”

Andi Yuslim Patawari, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, menyebut kegiatan ini sebagai tindak lanjut arahan Ketua Umum Kadin, Anindya Novyan Bakrie, agar seluruh jajaran tidak berhenti pada urusan bisnis semata. Ada tanggung jawab yang lebih luas, yakni tanggung jawab sosial yang tak bisa diwakilkan oleh angka pertumbuhan.

Dalam penyerahan bantuan tersebut, AYP menyampaikan bahwa sumbangan ini berasal dari para pengurus Kadin sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. AYP juga menegaskan, di atas segala identitas, manusia tetap terikat dalam satu kesamaan, yakni kemanusiaan.

Menjelang Idul Fitri, ajakan untuk berbagi bukan lagi sekadar imbauan, tetapi menjadi refleksi, apakah kita benar-benar hadir untuk orang lain atau hanya sibuk merayakan diri sendiri.

Baca Juga : Taruna Ikrar Tanam Pohon di HUT ke-58 KADIN: Menjulang dalam Ekonomi, Membumi dengan UMKM, Mengakar pada Konservasi Mangrove

Bantuan sembako yang disalurkan diharapkan dapat membantu kebutuhan sehari-hari anak-anak panti. Namun lebih dari itu, ada pesan yang ingin dititipkan, bahwa mereka tidak sendiri dan masih ada segolongan orang masih mengingatnya.

Perwakilan Panti Asuhan Vincentius Putra, Ibu Ester, menyampaikan terima kasih atas kepedulian tersebut. Sebuah respons yang sederhana, tetapi cukup untuk menegaskan bahwa perhatian sekecil apa pun tetap berarti bagi mereka yang menerima.

KADIN sendiri menegaskan bahwa kegiatan ini bukan yang pertama, dan tidak akan menjadi yang terakhir. Bakti sosial Ramadhan telah menjadi agenda tahunan yang dilakukan di berbagai daerah. Ada upaya untuk menjadikan kepedulian sebagai kebiasaan, bukan sekadar momentum musiman.

Baca Juga : Kadin: Langkah Mentan Amran Tindak Beras Impor Sudah Tepat dan Sesuai Aturan Presiden

Namun di balik semua itu, pertanyaan yang lebih sunyi tetap menggantung. Apakah kepedulian akan tetap hidup setelah Ramadhan usai?

Sebab pada akhirnya, kemenangan bukan hanya tentang hari raya yang dirayakan bersama, tetapi tentang nilai yang berhasil dipertahankan setelahnya. Di titik itu, bantuan sembako mungkin selesai dibagikan. Tetapi makna berbagi seharusnya tak akan pernah ditutup dan tertutup.***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda