Logo Harian.news

Komisioner Bawaslu Respon Soal Masalah di TPS 4 Timungan Lompoa

Editor : Redaksi Selasa, 20 Februari 2024 21:02
Komisioner Bawaslu Sulsel Saiful Jihad. Foto: HN/Sinta
Komisioner Bawaslu Sulsel Saiful Jihad. Foto: HN/Sinta

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Proses rekapitulasi yang tampil di aplikasi Sirekap milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendapat perhatian serius dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Termasuk kejadian tak kesesuaian data C1-Plano (Catatan hasil penghitungan suara) yang diunggah ke Sirekap melalui Pemilu2024.KPU.go.id yang dimiliki Caleg DPR RI dari PKB Dapil Sulsel 1, Dr. H. Syamsu Rizal MI.

Terlihat saat tim data center Syamsu Rizal di Kantor PKB Makassar Lantai 2, melakukan perekapan data, Sabtu (17/2) malam, form C1 Hasil, unggahan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 4, Kelurahan Timungan Lompoa, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar ada perbedaan.

Baca : Tim Data PKB ‘Bongkar’ Indikasi Manipulasi C Hasil di TPS 4 Timungan Lompoa: Diinput Hanya 8, Seharusnya 24 Suara

Perbedaan yang dibongkar tim data center ini, adalah hasil terinput di Sirekap dimasukan hanya 8 suara yang seharusnya 24 suara bila mengacu pada C1 Hasil di TPS 4 Timungan Lompoa.

Komisioner Bawaslu Sulsel Saiful Jihad mengatakan bahwa proses perbaikan hasil perhitungan masih bisa dilakukan, merespon adanya kasus salah input data di aplikasi Sirekap.

“Jadi memang sistem Sirekap bisa saja error atau ada kesalahan, dan ada ruang koreksi saat perhitungan di tingkat kecamatan,” ucap Saiful, Selasa (20/2/2024).

Saiful menambahkan meski ada ruang perbaikan di tingkat kecamatan, namun harus dibarengi dengan bukti dan data yang akurat.

“Tentu saja tidak asal-asalan, kalau datanya lengkap maka ruang perbaikan di tingkat kecamatan bisa saja dilakukan,” tuturnya.

Sejumlah kesalahan yang terjadi dalam proses C1 Hasil Plano yang difoto dan diunggah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Meski demikian, dia menegaskan kesalahan tersebut bukan terjadi karena niat KPU untuk memanipulasi data.

“Tidak ada niat mengubah-ubah hasil suara karena pada dasarnya C1 Hasil Plano diunggah apa adanya sebagaimana diunggah teman-teman KPPS yang dapat dipantau bersama,” katanya.

Justru bersyukur temuan masalah dalam Sirekap menunjukkan sistem tersebut telah bekerja. Publik pun dapat turut memantau dokumen C1 Hasil Plano yang diunggah dalam Sirekap.

“Konversi data pada Sirekap juga menunjukkan KPU tidak pernah menyembunyikan dokumen C1,” sambungnya.

Bawaslu Sulsel berusaha melakukan pengawalan sebaik baiknya dalam perhitungan suara pada pemilihan 2024 yang tengah berlangsung.

“Kami mengusahakan agar tidak akan masalah yang terlewatkan, semuanya akan dicaver dengan baik,” tandasnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Penulis : NURSINTA

Follow Social Media Kami

KomentarAnda