Logo Harian.news

Mahasiswi UIN Alauddin Wakili Indonesia dalam Program Internasional di Malaysia

Editor : Redaksi II Kamis, 16 April 2026 18:15
Mahasiswa yang mengikuti mengikuti Education Impact Study International (EISI) yang diselenggarakan di Malaysia. (Dok. UIN)
Mahasiswa yang mengikuti mengikuti Education Impact Study International (EISI) yang diselenggarakan di Malaysia. (Dok. UIN)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar dalam mendorong mahasiswa berkiprah di tingkat internasional kembali membuahkan hasil. Salah satu mahasiswi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Mujaddidatul Musyarrafah, terpilih mengikuti Education Impact Study International (EISI) yang diselenggarakan di Malaysia pada 16–20 April 2026.

Program tersebut menjadi wadah pembelajaran lintas negara yang dirancang untuk memperluas wawasan global generasi muda melalui pertukaran budaya, peningkatan kapasitas akademik, serta penguatan perspektif internasional.

Peserta kegiatan berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan sejumlah negara, termasuk kawasan Afrika. Keberagaman latar belakang peserta menghadirkan ruang kolaborasi yang mendorong pertukaran ide, pengalaman, dan pemahaman lintas budaya.

Selama mengikuti program di Malaysia, Musyarrafah bersama peserta lainnya mengikuti berbagai kegiatan akademik dan kebudayaan. Rangkaian agenda meliputi diskusi mengenai sistem pendidikan, budaya, dan kebijakan pengembangan ilmu pengetahuan di Malaysia, hingga kunjungan ke lembaga pendidikan, situs sejarah, dan destinasi budaya.

Musyarrafah mengaku pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran baru sekaligus memperluas cara pandangnya terhadap kehidupan masyarakat di negara lain.

“Kami merasa sangat beruntung mendapat kesempatan belajar langsung di Malaysia, bertemu teman-teman dari berbagai negara, serta memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru yang sebelumnya belum kami dapatkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, interaksi dengan peserta dari berbagai negara memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya menjaga identitas budaya di tengah perkembangan global.

“Saya juga belajar bagaimana masyarakat Malaysia menjaga dan melestarikan budayanya. Pengalaman ini menjadi bekal yang sangat berharga untuk masa depan,” katanya.

Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Syahrir Karim, mengapresiasi capaian mahasiswinya yang berhasil mengikuti program internasional tersebut. Menurutnya, pengalaman belajar di luar negeri menjadi nilai tambah dalam membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa.

“Partisipasi mahasiswa pada kegiatan internasional seperti ini menjadi bekal penting untuk memperluas wawasan, membangun jejaring global, serta meningkatkan daya saing lulusan,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Muhaemin Latif. Ia menilai keikutsertaan Musyarrafah menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Alauddin mampu bersaing dan berprestasi di tingkat internasional.

“Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani mengambil peluang di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Melalui keikutsertaan mahasiswa dalam program Education Impact Study International, UIN Alauddin Makassar terus memperkuat komitmennya mencetak lulusan yang memiliki kompetensi global, mampu beradaptasi dalam lingkungan multikultural, serta siap menjadi duta akademik Indonesia di kancah internasional.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda