HARIAN.NEWS, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) meresmikan HSSE Control Center (HCC) sebagai pusat kendali pemantauan keselamatan, kesehatan kerja, keamanan, dan lingkungan (HSSE) untuk memperkuat budaya keselamatan di lingkungan perusahaan.
Peresmian dilakukan dalam rangkaian kegiatan Board of Directors (BOD) Safety Walkdown yang dipimpin Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra, didampingi Executive Vice President HSSE PT PLN (Persero), Dispriansyah, serta General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, di Kantor PLN UID Sulselrabar, Selasa (29/7/2026).
Baca Juga : PLN Kolaborasi dengan Pemkot Kendari Tingkatkan Daya Saing 40 Pelaku UMKM
Kegiatan tersebut turut dihadiri General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, dan General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan keselamatan kerja merupakan nilai utama yang harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas insan PLN, bukan sekadar memenuhi ketentuan regulasi.
Menurutnya, kehadiran HSSE Control Center menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem pengawasan keselamatan secara terintegrasi sehingga potensi bahaya dapat diidentifikasi lebih cepat dan ditindaklanjuti secara efektif.
Baca Juga : PLN Berikan Diskon Tambah Daya 50 Persen, Berlaku hingga 27 Juli 2026
“Keselamatan kerja merupakan nilai utama yang harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas insan PLN. Melalui HSSE Control Center, implementasi HSSE dapat dipantau secara lebih efektif sehingga potensi bahaya dan risiko dapat diidentifikasi lebih dini serta ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar Edyansyah.
Ia menambahkan, penguatan sistem tersebut bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi seluruh pekerja.
“Tujuan utama kami adalah memastikan setiap insan PLN dapat menjalankan tugas dengan aman, bekerja dengan selamat, dan kembali kepada keluarga dalam keadaan sehat,” katanya.
Baca Juga : Kolaborasi PLN dan Pemkab Bulukumba Tingkatkan Kapasitas UMKM Lokal
Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra, menegaskan bahwa HSSE Control Center tidak menggantikan peran pengawas K3 di lapangan, tetapi menjadi instrumen pendukung untuk memperkuat pengawasan melalui pemanfaatan teknologi.
“HSSE Control Center bukan untuk menggantikan peran Pengawas K3 di lapangan, melainkan memperkuat pengawasan melalui teknologi agar tidak ada satu pun pekerjaan yang berlangsung tanpa kendali keselamatan. Tujuan akhirnya adalah memastikan setiap pekerjaan terlaksana secara aman, terawasi, dan selamat,” ujarnya.
Edwin juga meminta seluruh unit PLN terus memperkuat sistem keselamatan dan pengamanan melalui evaluasi serta penyempurnaan secara berkelanjutan agar setiap potensi risiko dapat dikenali dan dimitigasi sejak dini.
Baca Juga : Khitan Gratis dan Bantuan Sekolah Warnai Muharram YBM PLN Sulselrabar
Selain meresmikan HSSE Control Center, Edwin bersama jajaran manajemen PLN meninjau kesiapan Regional Control Center (RCC) UP2B Sistem Makassar dalam menghadapi Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) oleh Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Baharkam Polri).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan sistem pengamanan telah diterapkan secara optimal dalam melindungi objek vital nasional, menjaga keamanan aset dan personel, serta mendukung keandalan pasokan listrik di wilayah Sulawesi.
Melalui BOD Safety Walkdown dan peresmian HSSE Control Center, PLN UID Sulselrabar menegaskan komitmennya membangun budaya HSSE Excellence yang adaptif, terintegrasi, dan berkelanjutan guna mendukung target Zero Harm, Zero Loss, dan Zero Accident serta menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
