Pesan Kepala KUA: Penyuluh Agama Bukan Hanya untuk Masalah Ibadah
Di tempat terpisah, Kepala KUA Kecamatan Bulukumpa, Akmal, memberikan dorongan moril kepada seluruh penyuluh agama di wilayahnya. Menurut Akmal, tugas penyuluh agama tidak boleh berhenti pada bimbingan ibadah semata.
“Penyuluh agama harus aktif mendampingi kelompok sasaran di setiap wilayah binaannya. Bimbingan yang diberikan bukan hanya terkait masalah agama, tetapi juga hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat secara umum. Termasuk kegiatan sosial dan ekonomi produktif harus tumbuh dan berkembang di setiap majelis taklim,” tegas Akmal.
Baca Juga : KUA Bulukumpa: Majelis Taklim Harus Mandiri Secara Ekonomi
Pesan ini menjadi semacam peta jalan baru bagi para penyuluh agar tidak hanya berdakwah, tapi juga memberdayakan.
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini ditutup dengan doa bersama. Para peserta mengaku mendapatkan pencerahan baru. Mereka berharap kegiatan serupa bisa dilakukan secara rutin, tidak hanya di Desa Jojjolo tapi juga di majelis taklim lainnya se-Kabupaten Bulukumba.
Yang menarik, arahan dari Kepala KUA Bulukumpa membuka peluang agar majelis taklim ke depan tidak hanya menjadi pusat kajian agama, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat. ***
Baca Juga : Indira Yusuf Ismail Apresiasi Kemampuan Hafal Asmaul Husna Ibu-Ibu Majelis Taklim
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
