Logo Harian.news

Makassar Masuki Tahap Pendataan Lapangan Sensus Ekonomi 2026

Editor : Redaksi Selasa, 16 Juni 2026 21:54
Kadis Kominfo Makassar, Muhammad Roem (kiri) turut hadir di Rujab Wali Kota Makassar mendampingi Wali Kota menerima BPS, Selasa (16/6). (Dok. HSN-TB)
Kadis Kominfo Makassar, Muhammad Roem (kiri) turut hadir di Rujab Wali Kota Makassar mendampingi Wali Kota menerima BPS, Selasa (16/6). (Dok. HSN-TB)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Makassar memasuki tahap pendataan lapangan. Sebanyak 934 petugas mulai menyisir wilayah kota secara door to door guna mengumpulkan data aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha hingga akhir Agustus mendatang.

Tahapan tersebut menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam pertemuan antara Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar, Abdul Hafid, di Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa (16/6/2026).

Baca Juga : Pemkot Makassar Benahi TPA Antang, Pengerjaan Sudah 40 Persen

Dalam kunjungan itu, Munafri turut menjadi responden sensus. Petugas melakukan pendataan secara langsung sebelum menempelkan stiker di bagian depan rumah jabatan sebagai tanda bahwa lokasi tersebut telah mengikuti Sensus Ekonomi 2026.

Munafri menegaskan pentingnya pelaksanaan sensus sebagai sumber data yang dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, kualitas perencanaan pemerintah sangat bergantung pada akurasi data yang tersedia.

“Data yang akurat sangat dibutuhkan agar kebijakan yang dibuat benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Baca Juga : Intip Keunggulan realme C100 Series, Dibanderol 2 Jutaan

Dalam kesempatan itu, wali kota yang akrab disapa Appi tersebut juga melontarkan gagasan agar pencanangan Sensus Ekonomi di Makassar tidak hanya dilakukan secara seremonial. Ia mengusulkan kegiatan penanaman pohon sebagai simbol pertumbuhan dan keberlanjutan.

“Bagus kalau kita tanam pohon Sensus Ekonomi sebagai bagian dari menjaga kota kita. Bisa juga dilakukan di Balai Kota,” katanya.

Usulan tersebut mendapat sambutan positif dari Kepala BPS Kota Makassar, Abdul Hafid. Menurutnya, penanaman pohon dapat menjadi simbol bahwa sensus ekonomi tidak hanya berbicara soal perdagangan dan industri, tetapi juga mencakup sektor pertanian serta berbagai aktivitas ekonomi lainnya.

Baca Juga : Yamaha Sulselbar Siap Gelar GTA Vol.2 Bagi Pengguna Aerox

“Ide ini menggambarkan harapan agar Sensus Ekonomi mampu menghasilkan informasi yang akurat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi ke depan,” ujar Hafid.

Ia menjelaskan, sensus untuk perusahaan telah dimulai sejak 1 Mei 2026 melalui metode pengisian bersama. Sementara pendataan lapangan secara langsung kepada pelaku usaha dan masyarakat mulai dilaksanakan pada 15 Juni dan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, BPS Kota Makassar menerjunkan 934 petugas yang terdiri atas petugas pendata lapangan, petugas pemeriksa lapangan, hingga tim khusus yang menangani pendataan usaha berskala besar.

Baca Juga : Wuling Eksion Ramaikan Pasar SUV Elektrifikasi di TSM Makassar

Melalui pelaksanaan sensus ini, BPS berharap dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan ekonomi di Makassar yang nantinya menjadi salah satu pijakan dalam perumusan kebijakan pembangunan dan investasi daerah.

(ASW-HSN)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda