Logo Harian.news

Mentan Amran Targetkan Lutim Tanam Padi 4 Kali Setahun

Editor : Redaksi Selasa, 20 Mei 2025 07:22
Mentan Amran Sulaiman di Lutim. Dok. Hms
Mentan Amran Sulaiman di Lutim. Dok. Hms
APERSI

HARIAN.NEWS, LUWU TIMUR – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mendorong peningkatkan produksi pangan nasional.

Salah satunya mendorong peningkatan indeks pertanaman (IP) di Kabupaten Luwu Timur menjadi IP400 atau empat kali tanam dalam setahun.

Baca Juga : Sinergi Pemerintah dan Kampus Dipuji, Mentan Amran Dinilai Tepat Arah

“Luwu Timur potensinya luar biasa, bisa tanam tiga kali setahun. Tadi saya lihat padinya bagus, hasilnya bisa mencapai 8-9 ton per hektare. Ini harus ditingkatkan. Kalau bisa, kita dorong menjadi empat kali dalam setahun,” kata Mentan Amran dalam kegiatan panen padi di Desa Margomulyo, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan bersama Gubernur Sulsel dan jajaran, pada Senin (19/5/2025).

Untuk mendongkrak produksi padi di Luwu Timur, Mentan Amran memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 2 unit traktor roda empat, 10 unit traktor roda dua, 5 unit pompa air, 2 unit combine harvester, benih padi untuk 2.000 hektare, dan benih jagung untuk 600 hektare.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran juga melakukan dialog interaktif dengan petani yang menyampaikan persoalan irigasi dan kebutuhan benih padi genjah untuk mendorong IP400.

Baca Juga : KAMMI Nilai Pernyataan Feri Amsari Soal Swasembada Pangan Tak Berbasis Realitas

Menanggapi aspirasi petani, Mentan Amran langsung meminta Balai Wilayah Sungai di wilayah tersebut untuk segera mengerjakan saluran irigasi.

“Bapak Presiden Prabowo sudah menganggarkan Rp12 triliun untuk memperbaiki irigasi seluruh Indonesia, termasuk irigasi yang ada di Luwu Timur. BWS tahun in kerjakan ya karena Inpresnya sudah keluar,” ucap Mentan Amran.

Selain itu, Mentan Amran mengungkapkan bahwa Kementan akan mendukung IP400 dengan memberikan bantuan benih padi genjah Cakrabuana. Benih padi tersebut merupakan varietas unggul Kementan yang berumur pendek dan potensi hasil yang tinggi.

Baca Juga : Pedagang Kerupuk dengan 7 Anak Terima Bantuan Rp20 Juta dari Mentan

“Kami sangat mendukung untuk IP400, kami siap dengan berbagai bantuan alsintan, irigasi, dan padi genjah yang diberikan,” ungkap salah satu petani saat berdialog dengan Mentan Amran.

Untuk diketahui, Kabupaten Luwu Timur merupakan salah satu sentra pertanian di Sulawesi Selatan. Pada tahun 2024, produksi padi Kabupaten Luwu sebesar 22.405 ton gabah kering giling (GKG) dari total produksi padi Provinsi Sulsel 4.792.437 ton.

Ke depan, produksi padi di Luwu Timur akan terus ditingkatkan untuk mendukung produktivitas padi nasional.

Baca Juga : Mentan Amran: Stok Pangan Melimpah, Indonesia Aman dari Dampak El Nino

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda