Logo Harian.news

Munafri Geram Parkir Liar dan Pungli di Makassar saat Ramadan

Editor : Redaksi Senin, 24 Maret 2025 14:39
Suasana Parkir di Pasar Sentral Makassar, Foto: HN/Sinta.
Suasana Parkir di Pasar Sentral Makassar, Foto: HN/Sinta.

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyoroti maraknya parkir liar yang menyebabkan kemacetan di sejumlah titik selama Ramadan.

Ia menegaskan akan mengambil langkah tegas dengan memanggil Perumda Parkir dan Dinas Perhubungan untuk menertibkan masalah ini.

Baca Juga : Intip Keunggulan realme C100 Series, Dibanderol 2 Jutaan

“Parkir liar ini sering bikin macet, apalagi menjelang Lebaran saat volume kendaraan meningkat. Saya minta PD Parkir dan Dinas Perhubungan melihat ini.” Ujar Munafri, Senin (24/3/2025).

Kalau memang tidak ada tempat parkir, jangan dipaksakan! Ini jalan umum, bukan milik sendiri,” tegas Munafri,

Munafri juga menyoroti pola parkir yang sembarangan, seperti kendaraan yang parkir paralel hingga menumpuk di bahu jalan, membuat arus lalu lintas tersendat. Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam menggunakan jalan masih minim.

Baca Juga : Yamaha Sulselbar Siap Gelar GTA Vol.2 Bagi Pengguna Aerox

Tak hanya itu, ia juga menyoroti lonjakan tarif parkir yang dinilai merugikan masyarakat. Ia menegaskan tarif parkir yang tidak terkendali termasuk dalam kategori pungutan liar (pungli).

“Kenapa tarif parkir ini tidak bisa ditekan? Ini harus diintervensi. Pungli itu, iya! Makanya, saya akan panggil semua pihak terkait,” ujarnya.

Sebagai langkah pembenahan, Munafri menegaskan rencana penerapan sistem pembayaran parkir nontunai dengan QRIS untuk menghilangkan potensi kecurangan di lapangan.

Baca Juga : Wuling Eksion Ramaikan Pasar SUV Elektrifikasi di TSM Makassar

“Ke depan, tidak ada lagi pembayaran tunai. Semua harus pakai QRIS. Petugas parkir juga akan dievaluasi, mereka itu tugasnya mengatur parkir, bukan mencari keuntungan di lahan parkir,” jelasnya.

Menanggapi dugaan adanya pihak yang membekingi parkir liar, Munafri menyatakan akan mengusut tuntas.

“Kalau memang ada backing, kita harus tahu siapa. Ini bukan kepentingan pribadi, tapi untuk masyarakat. Harus ada intervensi tegas,” tutupnya.

Baca Juga : Menjelang Pelantikan, Ormas APPI Audience Bersama Wali Kota Makassar

PENULIS: NURSINTA 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda