Logo Harian.news

Piala Dunia dan Bangsa Penonton

Editor : Andi Awal Tjoheng Senin, 20 Juli 2026 16:58
Piala Dunia dan Bangsa Penonton ||(foto_musraga)
Piala Dunia dan Bangsa Penonton ||(foto_musraga)

Oleh: Mustamin Raga

HARIAN.NEWS, GOWA – Piala Dunia 2026 akhirnya usai. Spanyol keluar sebagai juara setelah menundukkan Argentina 1–0 melalui perpanjangan waktu. Sebuah pertandingan yang memperlihatkan bagaimana disiplin, pembinaan, dan kesabaran akhirnya mengalahkan ambisi.

Baca Juga : Mbappe Tinggalkan Messi, Sepatu Emas Piala Dunia 2026 di Depan Mata

Namun, bagi Indonesia, peluit panjang final itu seolah hanya menandai berakhirnya pesta yang sekali lagi tidak pernah kita ikuti.

Kita kembali menjadi penonton.

Lebih tepatnya, bangsa yang paling ramai menyaksikan pesta orang lain.

Baca Juga : Inggris Bungkam Prancis 6-4, Raih Posisi 3

Yang lebih menyedihkan, kita bahkan mampu menghabiskan malam dengan dua kegiatan sekaligus: nonton bareng dan berjudi. Seolah-olah itulah kontribusi kita terhadap sepak bola dunia.

Di tengah gegap gempita itu, ada sebuah pelajaran yang seharusnya membuat kita malu.

Lihatlah Tanjung Verde (Cape Verde).

Baca Juga : Petisi agar Agentina Didkskuakufikasi Diteken 12 juta Netizen

Sebuah negara kecil di pantai barat Afrika. Penduduknya bahkan tidak sampai satu juta jiwa. Luas wilayahnya nyaris tak terlihat jika dibandingkan Indonesia. Tetapi di Piala Dunia 2026 mereka mampu membuat dunia menoleh. Mereka tidak datang sebagai penggembira. Mereka datang sebagai peserta yang dihormati, bahkan mampu merepotkan tim-tim besar.

Lalu Indonesia?

Negeri dengan lebih dari 280 juta penduduk.

Baca Juga : Tidak Apa-apa Kalah, yang Penting Ingat Pulang

Negeri yang setiap sore lapangannya dipenuhi anak-anak bermain bola.

Negeri yang klub-klubnya mempunyai jutaan pendukung.

Negeri yang setiap pertandingan tim nasional mampu memenuhi stadion.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN

Follow Social Media Kami

KomentarAnda