HARIAN.NEWS, JAKARTA – Nama Ferran Torres García menjadi sorotan usai final Piala Dunia 2026. Penyerang milik Barcelona tersebut menjadi salah satu senjata utama Timnas Spanyol berkat kemampuan bermain di berbagai posisi lini depan serta pengalaman tampil di level tertinggi sepak bola Eropa.
Dalam beberapa musim terakhir, Ferran terus menunjukkan perkembangan signifikan sebagai penyerang modern. Kecepatan, mobilitas tinggi, kemampuan membaca ruang, hingga penyelesaian akhir yang efektif menjadikannya pemain yang sulit digantikan dalam skema permainan La Roja.
Baca Juga : Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Argentina 1-0
Di usia 26 tahun, Ferran memasuki periode emas kariernya. Kombinasi pengalaman, kedewasaan bermain, dan kualitas teknis membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan Spanyol untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
Biodata Ferran Torres
Nama lengkap: Ferran Torres García
Baca Juga : Cerita Foto Ikonik Messi Memandikan Yamal, Dua Generasi yang Bertemu di Final Piala Dunia 2026
Tempat lahir: Foios, Valencia, Spanyol
Tanggal lahir: 29 Februari 2000
Usia: 26 tahun (2026)
Baca Juga : Mbappe Tinggalkan Messi, Sepatu Emas Piala Dunia 2026 di Depan Mata
Kebangsaan: Spanyol
Posisi: Sayap kanan, sayap kiri, penyerang tengah
Kaki dominan: Kanan
Baca Juga : Inggris Bungkam Prancis 6-4, Raih Posisi 3
Klub: Barcelona
Tumbuh dari Akademi Valencia
Karier Ferran Torres dimulai dari akademi Valencia CF, salah satu penghasil talenta terbaik di Spanyol. Bakatnya sudah terlihat sejak usia muda hingga akhirnya promosi ke tim utama pada 2017.
Tak membutuhkan waktu lama, Ferran langsung mencuri perhatian berkat kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan keberanian menghadapi pemain bertahan. Penampilannya membantu Valencia meraih gelar Copa del Rey musim 2018/2019 sekaligus membuka jalan menuju panggung sepak bola Eropa.
Ditempa Guardiola di Manchester City
Performa impresif bersama Valencia membuat Manchester City merekrut Ferran Torres pada musim panas 2020.
Di bawah arahan Pep Guardiola, Ferran berkembang menjadi penyerang yang jauh lebih komplet. Ia tidak hanya beroperasi sebagai winger, tetapi juga beberapa kali dimainkan sebagai false nine, memperlihatkan kecerdasan taktik dan kemampuan beradaptasi dengan berbagai sistem permainan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
