HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali melakukan penguatan organisasi melalui pelantikan Prof. Dr. dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed. sebagai Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dijadwalkan berlangsung pada Senin (20/7/2026) pukul 09.00 WITA di Baruga Andi Pangerang Pettarani Universitas Hasanuddin, dan akan dipimpin langsung oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.
Baca Juga : Pendalaman Materi, Pansus Hak Angket DPRD Gowa Hadirkan Tiga Pakar Hukum Unhas
Prosesi tersebut merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, yang mengatur bahwa setiap PNS yang diangkat dalam jabatan wajib dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan sesuai agama atau kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Penunjukan Prof. Marhaen dinilai sebagai langkah strategis mengingat rekam jejaknya yang panjang di bidang pendidikan tinggi, riset kesehatan, dan manajemen rumah sakit. Akademisi dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin ini dikenal memiliki pengalaman kepemimpinan di berbagai institusi pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Sebelum menerima amanah di Sekolah Pascasarjana Unhas, Prof. Marhaen pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Makassar (UIM). Ia juga dipercaya menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa (Unibos), dengan kontribusi dalam pengembangan tata kelola fakultas, peningkatan mutu pendidikan kedokteran, serta penguatan tridarma perguruan tinggi.
Di bidang pelayanan kesehatan, Prof. Marhaen juga pernah mengemban amanah sebagai Direktur Rumah Sakit Universitas Indonesia Timur (UIT).
Pengalaman tersebut memperkaya kompetensinya dalam membangun sinergi antara dunia akademik, penelitian, pendidikan profesi, dan layanan kesehatan berbasis mutu.
Tak hanya itu, Prof. Marhaen juga aktif dalam Komite Nasional Sel Punca Indonesia, sebuah forum yang berperan dalam mendorong pengembangan riset, regulasi, serta pemanfaatan teknologi sel punca (stem cell) di Indonesia. Keterlibatannya menunjukkan komitmen dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang biomedis.
Dengan latar belakang tersebut, Prof. Marhaen diharapkan mampu memperkuat jejaring kemitraan strategis, baik di tingkat nasional maupun internasional, meningkatkan produktivitas riset dan inovasi, mempercepat hilirisasi hasil penelitian, serta mengoptimalkan peran alumni dalam mendukung pengembangan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin.
Baca Juga : Tim Cara’de BEM KMF TP UH Kenalkan Program Pengabdian Berbasis Teknologi Pertanian di Desa Tinggimae
Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi, dan Alumni merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan visi Universitas Hasanuddin sebagai perguruan tinggi berkelas dunia. Penguatan kolaborasi dengan pemerintah, industri, lembaga riset, dunia usaha, dan perguruan tinggi internasional menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing Unhas di tingkat global.
Berdasarkan Surat Undangan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 47326/UN4.1/HM.00.00/2026 tertanggal 19 Juli 2026, para pejabat yang akan dilantik diminta hadir paling lambat 15 menit sebelum acara dimulai dengan mengenakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL).
Pelantikan Prof. Marhaen Hardjo diharapkan menjadi energi baru bagi Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin dalam memperkuat budaya riset, memperluas kolaborasi, melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat, serta meningkatkan reputasi Unhas sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Baca Juga : Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, BPOM dan Unhas Perkuat Literasi Keamanan Pangan
(ASW)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
