Logo Harian.news

Pasca Pencopotan Ferdy Sambo, Tim Bentukan Kapolri Diharap Bekerja Lebih Cepat

Editor : Gita Selasa, 19 Juli 2022 18:39
Irjen Ferdy Sambo. (Fb/Ist)
Irjen Ferdy Sambo. (Fb/Ist)

HARIANEWS.COM – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi mencopot sementara sementara Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam Polri. Keputusan ini diumumkan pada Senin 18 Juli kemarin, menyusul terjadinya peristiwa penembakan Brigadir J oleh Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam di Kompleks Polri, di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Menanggapi hal itu, Pegiat Kelompok Diskusi Keadilan Sosial (KDKS), Suparji Ahmad menilai bahwa langkah Kapolri merupakan langkah tepat. Hal ini menurut Suparji sebagai usaha Polri untuk tetap independen.

“Keputusan bapak Kapolri untuk menon aktifkan sementara Irjen Ferdy Sambo merupakan langkah bijak. Ini sebagai upaya agar Polri dalam mentuntaskan kasus dugaan tembak menembak ini tetap independen, transparan dan akuntabel,” kata Suparji dalam siaran persnya yang diterima redaksi harianews.com.

Baca Juga : HUT Ke-78 Bhayangkara, Bupati MYL Berharap Koloborasi dengan Polri Semakin Erat

Suparji tak menampik bahwa ada kemungkinan konflik kepentingan dalam kasus ini, karena bagaimanapun ini menyangkut keluarga Irjen Ferdy Sambo. Maka, Suparji mendukung penuh langlah Listyo untuk mencopot sementara Irjen Ferdy.

“Kita patut memberikan dukungan atas keputusan ini, karena penegakan hukum harus berdiri sendiri, tak boleh ada anasir-anasir lain yang justru kontra produktif dalam upaya pro justicia ini,” tuturnya.

Ia berharap, pasca pencopotan sementara ini tim khusus yang sebelumnya sudah dibentuk Kapolri bisa bekerja lebih cepat, tepat dan leluasa. Sehingga temuan-temuan yang didapatkan selama penyelidikan atau penyidikan mengarah pada terangnya perkara.

Baca Juga : Jelang Pilkada, Menko Pulhukam Minta Seluruh Komponen Jaga Stabilitas Keamanan Daerah

“Spekulasi-spekulasi bisa surut dengan pencopotan sementara ini, namun harus dibarengi pula dengan kerja kepolisian yang presisi. Karena slogan itu sejatinya sedang diuji di kasus ini,” tegas pria yang juga Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) ini.

Terakhir, ia tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mengawal kasus ini demi terciptanya keadilan sesungguhnya. Kita semua, kata dia, berharap penegakan hukum bisa membuahkan fakta sebenarnya sehingga tidak membuat masyarakat semakin bertanya-tanya.

“Kita perlu bersama-sama harus tetap mengawal dan skeptis melihat perkembangan kasus ini agar perkara menjadi terang benderang. Dan Polri diharapkan bisa memberikan informasi yang semakin menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat,” pungkasnya. **

Baca Juga : Ungkap Kasus Judi Online, Polri Temukan Rp1,41 Triliun dari 3 Situs Ini

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943
Penulis : Hasan

Follow Social Media Kami

KomentarAnda