HARIAN.NEWS, GOWA – Menjelang pemilihan kepala daerah di Kabupaten Gowa, segenap pemuda bersepakat untuk membentuk Konsorsium Pemuda Gowa Indonesia (KPIG).
Tujuan dibentuknya KPIG ini untuk mengawal pemilihan kepala daerah kabupaten Gowa agar berjalan aman dan damai sekaligus menepis isu intimidasi, ancaman dan penyelamatan demokrasi.
Hal itu dikatakan Muh.Isra DS selaku inisiator pembentukan KPIG ini dalam pengantar diskusi bersama sekitar 23 lembaga disalah satu bilangan warkop di Sungguhminasa, Sabtu (21/09/2024).
Baca Juga : Segera Berproses di MK, KPU RI Terima 7 Gugatan Sengketa Hasil PSU
Dikatakan Isra, zona hijau kabupaten Gowa harus dipertahankan dalam Pillkada Rakyat Gowa (PARAGA).
“Gowa baik-baik saja, aman aman saja sehingga mari kita pertahankan itu,” tambah Isra DS.
Kedepannya dipandang perlu ada “Dekrit Pemuda ” sebagai wujud perhatian dan keterlibatan dalam menciptakan pillkada Gowa berjalan aman dan damai sekaligus menepis isu-isu destruktif sesama pemuda dan atau masyarakat,” ungkap Isra DS yang juga Ketua Forum Sehati Mitra Nusantara (FOSMI) ini.
Baca Juga : Laporkan Pengelolaan Dana Hibah, Bawaslu Makassar Tekankan Efisiensi Anggaran
Lanjutnya, KPIG bukan hanya menyingkap persolaan politik, tapi kedepannya juga terkait sosial, ekonomi dan budaya.
Ditempat yang sama, Indra Gunawan yang ditunjuk sebagai huru vicara KPIG mengemukakan pemuda di Gowa banyak, sehingga dengan terbentuknya KPIG ini akan menjadi wadah bagi segenap komponen pemuda baik atas nama lembaga atau personal.
“Hal ini untuk menyatukan persepsi dalam mengawal proses demokrasi tampa terkontaminasi dengan isu isu yang bisa menyebabkan penurunan nilai demokrasi itu sendiri,” bebernya.
Baca Juga : Debat Pilkada Palopo Digelar 17 Mei: Satu Pekan Sebelum Pencoblosan
Kedepan kata Indra, akan banyak komponen pemuda yang akan bergabung dalam KPIG.
Hal yang sama juga disampaikan Maslim selalu juru bicara KPIG bahwa dalam pilkada Gowa perbedaan pilihan itu wajar dan mesti, tapi penyikapannya tidak boleh baper, ada mekanisme ada tahapan yang disiapkan untuk penegakan demokrasi dan hukum dalam pillkada.
Baca Juga : Politik Uang dan Konflik Data Pemilih Ancam PSU Pilkada Palopo
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
