HARIAN.NEWS, GOWA – Pemuda adalah harapan bangsa. Jadilah pemuda yang kreatif, inovatif, dan selalu haus akan ilmu pengetahuan.” – BJ Habibie
Ungkapan ini kembali dituturkan Yanuar Iswandy Ketua Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( Askab PSSIĀ Gowa ) siang tadi di salah satu Kedai kopi di Somba Opu.
Baca Juga : Mengenal Almarhumah Hj Sitti Siada Dg Siang, ‘ Sang Guru Yang Suka Berkhidmat, Melahirkan Keluarga Pengabdi
Ungkapan tersebut terkait dengan moment bersejarah hari ini, Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober .
Menurutnya, loncatan teknologi informasi begitu dahsyat sehingga kondisi peradaban bangsa hari ini memerlukan kesiapan diri secara utuh.
Pemuda di setiap peradaban selalu menjadi ladang harapan, sehingga setiap jaman, elemen Pemuda harus mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan di semua jenjang,” Ungkapnya.
Baca Juga : Mengenal Lebih Dekat SSB Gowa, Membangun Pondasi Awal untuk Meraih Prestasi
Putera kelahiran Makassar,9 Januari 1981 ini kemudian menceritakan sepenggal perjalanan hidupnya .
” Saya sempat bergabung dengan Media Kampus ” Identitas” saat masih kuliah, kemudian oleh Almarhum Ayahanda H.Abdul Hamid mengarahkan kami untuk belajar Wira usaha,” Kenangnya.
Mengelola Bisnis sendiri menjadi bagian perjalanan hidupnya saat masih kuliah, setiap hari mendatangi para penjual kepala muda dan mengumpulkan airnya dan selanjutnya kami olah menjadi nata de Coco, pasar Pa’baeng Baeng, Sungguminasa dan pasar Tidung adalah lokasi langganan kami yang menyediakan bahan bakunya,” ungkapnya .
Baca Juga : Ditutup Ketua Askab PSSI Gowa, SSB ‘ Syech Yusuf Gaet Jawara I di Piala Bupati U-15
Usaha ini, dia geluti selama 1,5 tahun,” saya pernah dapat untung di tahun 2004 sebesar 5 juta, ketika itu bulan puasa,” tuturnya sambil tersenyum .
Keuntungan ini membuatnya bersikap untuk makin giat,” saya kemudian mulai mengurus semua proses perizinan bisnis sendiri mulai dari ijin Usaha, Hak Paten dan semuanya namun bisnis ini harus berhenti ketika informasi kelulusan sebagai pegawai Bank di BRI diumumkan, saya memilih bekerja di dunia perbankan,” urainya .
Sosok yang punya hobby bermain bola ini juga menceritakan proses perjalanan kariernya di BRI,” 12 tahun bertugas di Sinjai kemudian oleh Almarhumah Ibunda Hj.Sittiada Dg Siang memerintahkan saya kembali ke Gowa, perintah Ibunda wajib ditunaikan dan permohonan saya diterima bertugas di Gowa walaupun harus memulai kembali dari awal,” Kenangnya .
Baca Juga : 2000 Paket Sembako disalurkan BRI Sungguminasa di Rangkaian Aksi Hari Sumpah Pemuda
Baginya, Momentum Hari Jadi Pemuda menjadi sebuah momentum untuk terus berbenah .
” Yakinlah, hidup adalah dinamika namun seorang Pemuda atau Pemudi harus mampu melihat peluang, sebelum itu tekad,loyalitas serta skill perlu hadir di setiap pemuda Indonesia, apabila ini dimiliki maka eksistensi diri sebagai sosok Pemuda akan melahirkan sosok yang mampu memberi kontribusi bagi sesama,” kuncinya. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

