Logo Harian.news

Perang Iran-Israel Dimulai, Ribuan Rudal dan Drone Menerjang Wilayah Zionis

Editor : Redaksi II Minggu, 14 April 2024 14:04
Tembakan rudal ke wilayah zionis. (Foto: CNN)
Tembakan rudal ke wilayah zionis. (Foto: CNN)
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Korps Pengawal Revolusi Islam Iran meluncurkan 1000 drone dan rudal ke Israel Sabtu malam (13/4/2024).

Serangan yang menerjang pihak lawan memunculkan eskalasi besar antara musuh bebuyutan tersebut. Tak hanya iyu, bersamaan dengan perang tersebut, Amerika Serikat (AS) turut melontarkan janji dukungan untuk kelompok Israel.

Baca Juga : Kesehatan Mojtaba Khamenei Dikabarkan Kritis, Iran Dihantui Ketidakpastian

Itu merupakan sebuah serangan yang dapat memicu eskalasi besar antara musuh bebuyutan regional tersebut, dan AS berjanji untuk mendukung Israel.

Channel 12 Israel juga manayangkan beberapa diantaranya tembakan yang jatuh di Suriah atau Yordania.

Kantor berita Iran mengutip sebuah sumber yang mengatakan militernya juga telah meluncurkan gelombang pertama rudal balistik terhadap Israel.

Baca Juga : Anggota DPR RI Deng Ical Kecam Serangan Israel Tewaskan Prajurit TNI: Negara Harus Hadir

Iran telah bersumpah akan melakukan pembalasan atas apa yang mereka sebut sebagai serangan Israel terhadap konsulatnya di Damaskus pada tanggal 1 April yang menewaskan tujuh petugas Garda Revolusi.

Termasuk dua komandan senior dan mengatakan bahwa serangan tersebut merupakan hukuman atas “kejahatan Israel”. Israel tidak membenarkan atau membantah bertanggung jawab atas serangan konsulat tersebut.

“Jika rezim Israel melakukan kesalahan lagi, tanggapan Iran akan jauh lebih parah,” kata misi Iran untuk PBB, seraya memperingatkan AS untuk “menjauhinya”. Namun, mereka juga mengatakan Iran kini “menganggap masalah tersebut sudah selesai”.

Baca Juga : Krisis Global Mengintai, WFP Sebut 45 Juta Orang Terancam Kelaparan, Indonesia Surplus Beras

Presiden AS Joe Biden, yang pada Jumat telah memperingatkan Iran agar tidak melakukan serangan, mempersingkat kunjungannya ke negara bagian asalnya, Delaware, untuk bertemu dengan penasihat keamanan nasional di Situation Room Gedung Putih, kata seorang pejabat. Dia berjanji untuk mendukung Israel.

Perang Gaza antara Israel dan Hamas, yang kini memasuki bulan ketujuh, telah meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut, menyebar ke garis depan dengan Lebanon dan Suriah dan memicu serangan jarak jauh ke sasaran-sasaran Israel dari jauh seperti Yaman dan Irak.

Perusahaan keamanan maritim Inggris Ambery mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa drone juga dilaporkan diluncurkan terhadap Israel oleh kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman.

Baca Juga : Jusuf Kalla Angkat Suara soal Pertamina Pride dan Gamsunori yang Tertahan di Selat Hormuz

Bentrokan tersebut kini mengancam untuk berubah menjadi konflik terbuka langsung yang mempertemukan Iran dan sekutu regionalnya melawan Israel dan pendukung utamanya, Amerika Serikat, dan kekuatan regional Mesir mendesak agar “menahan diri sepenuhnya”.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda