Logo Harian.news

Petinggi Polri dan TNI Investigasi Kasus Penyerangan Mapolres Jeneponto

Editor : Redaksi Sabtu, 29 April 2023 22:10
Petinggi Polri dan TNI Investigasi Kasus Penyerangan Mapolres Jeneponto
APERSI

JENEPONTO, HARIAN.NEWS – Petinggi Div Propam Mabes Polri dan Petinggi Mabes TNI Puspomad, Menggelar konfrensi pers terkait penyerangan yang dilakukan oleh orang tidak di kenal (OTK) di Polres Jeneponto, Sabtu, (29/4/2023).

Kedatangan Petinggi Polri/TNI untuk mengecek kondisi pasca penyerangan kantor kepolisian resort Jeneponto oleh orang tidak dikenal (OTK), dan melakukan investigasi lebih dalam perihal penyerangan markas komando (Mako) Polres Jeneponto.

Baca Juga : Perkuat Akuntabilitas, Jeneponto dan Takalar Bahas Teknis Pelaporan Program Strategis Nasional

Danpuspom TNI Laksamana Muda TNI Edwin, mengatakan hal ini dilakukan Lantaran sebelumnya beredar bahan keterangan (Baket) yang diduga penyerangan dilakukan dari oknum TNI. Tim Gabungan Puspom TNI, Puspom AD dan Propam Polri datang ke Polres Jeneponto sebagai tindak lanjut dari apa yang terjadi beberapa waktu.

“Tim datang kesini sebagai wujud dari sinergitas kita TNI/Polri dalam menyelesaikan permasalah ini secepat mungkin. Karena penekanan dari bapak Panglima TNI, yang pertama bahwa sinergitas TNI/Polri ini harus ditingkatkan dan harus menjadi pemahaman bagi seluruh prajurit maupun aparat polri,” ujarnya.

Apabila dalam proses investigasi ini ditemukan ada prajurit TNI yang terlibat dalam penyerangan maka akan dilakukan proses hukum sesuai dengan undang undang yang berlaku.

Baca Juga : Mudik Lebaran 2026, Indosat Antisipasi Lonjakan Trafik 53 Persen di Jeneponto

“Jika melibatkan para prajurit khususnya maka kita akan melaksanakan satu proses hukum sesuai ketentuan. Kemudian penekanan Panglima TNI bahwa prajurit TNI tidak boleh arogan, tetap tegas tapi humanis,” katanya.

Sementara itu Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Syahardiantono mengatakan bahwa solidaritas, sinergitas TNI Polri itu perlu sebab ini merupakan perintah dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang harus dilaksanakan dan aplikasikan.

“Hari ini kita di Polres Jeneponto dan Alhamdulillah kita lihat bersama bahwa kebersamaan TNI/Polri di jajaran Polda Sulsel sangat sangat sinergi, sangat solid termasuk di polres Jeneponto,” kata Irjen Syahardiantono.

Baca Juga : Komisi IV DPRD Jeneponto Tanggapi Polemik Penonaktifan KIS BPJS

Untuk proses penyelidikan, Jendral bintang dua itu meminta kepada media agar tidak gampang mempercayai informasi yang beredar yang belum pasti ke benarannya.

“Meminta kepada rekan rekan media, bahwa mungkin banyak beredar informasi informasi yang tentunya perlu ke akuratan, jangan langsung menge-share hal hal informasi yang tentu belum pasti kebenarannya, kroscek dulu dari kami,” katanya

Wadanpuspom AD Mayjen TNI Eka Wijaya Permana juga mengatakan, saat ini tim sedang bekerja dan beberapa data terkait penyerangan ke Mako Polres Jeneponto telah didapatkan dan Sementara proses analisa

Baca Juga : BPJS KIS Nonaktif, Pemuda Jeneponto Ancam Aksi di Kantor Bupati

“Kami sudah mendapatkan semua data data keakuratan dan sebagainya, sehingga ini perlu kita analisa karena ini melibatkan dua Institusi. Tapi percaya, kami akan bekerja dengan baik dan kami datang bersama sama dari Jakarta ini. Perintah pimpinan untuk menyelesaikan permasalah dengan baik,” pungkasnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda