Logo Harian.news

Polda Papua Akui Mako Brimob Diserang Pasca Lukas Enembe Diamankan KPK

Editor : Redaksi Selasa, 10 Januari 2023 15:46
Polda Papua Akui Mako Brimob Diserang Pasca Lukas Enembe Diamankan KPK

JAYAPURA, HARIAN.NEWS – Gubernur Papua, Lukas Enembe yang ditangkap oleh KPK mengakibatkan keributan oleh massa pendukungnya.

Mako Brimob Kotaraja, Papua, diserang oleh massa setelah Lukas Enembe dibawa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Mako.

Dalam video yang beredar, kericuhan terjadi setelah Lukas Enembe dikabarkan berhasil dibawa ke Mako Brimob Kotaraja pada Selasa (10/1).

Baca Juga : Bupati Pati Ditangkap KPK saat Warganya Hadapi Musibah Banjir

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengonfirmasi sempat ada aksi pelemparan oleh sejumlah pendukung Lukas Enembe. Menurutnya, aksi itu terjadi lantaran mereka tidak puas dengan penangkapan yang dilakukan oleh KPK.

“Tentunya kalau ketidakpuasan karena dibawa ke situ, ya ada, mereka lempar-lempar,” kata Mathius saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon.

Ia menyebut dua orang massa aksi yang memprovokasi aksi pelemparan ke Mako Brimob sudah berhasil ditangkap.

Baca Juga : Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Ditangkap di Hari yang Sama

Mathius mengatakan polisi sempat melalukan tindakan terukur untuk membubarkan massa aksi. Ia menyebut saat ini situasi di Mako Brimob Kotaraja sudah berangsur kembali normal.

“Tadi yang lempar-lempar di Brimob tadi ada dua orang yang kita amankan. Sudah diamankan. Situasi di depan Brimob sudah kembali mulai normal,” jelasnya seperti di CNNIndonesia.

Jadi Tersangka, Lukas Enembe Diduga Terima Suap Miliaran Rupiah
Lukas Enembe diproses hukum oleh KPK lantaran diduga telah menerima suap dan gratifikasi senilai miliaran rupiah. Dia belum ditahan KPK lantaran selalu mangkir saat dipanggil penyidik.

Baca Juga : KPK Tidak Pamerkan Lagi Tersangka Korupsi saat Konferensi Pers

KPK baru menahan Direktur PT Tabi Bangun Papua (TBP) Rijatono Lakka dalam kasus dugaan suap terkait dengan proyek infrastruktur di Pemerintah Provinsi Papua.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda