“Pangkat dan bintang yang saudara-saudara sandang adalah bentuk penghormatan dari rakyat. Penghormatan itu diberikan karena rakyat percaya bahwa pada saat dibutuhkan, saudara-saudara siap menyerahkan jiwa dan raga tanpa ragu,” tegasnya.
Presiden juga mengingatkan bahwa tugas TNI dan Polri tidak hanya sekadar menjaga keamanan, tetapi juga melindungi masa depan bangsa.
Kedua institusi ini, menurutnya, harus selalu siap menghadapi segala tantangan yang mengancam kedaulatan dan keutuhan negara.
Baca Juga : Mentan Amran Tandatangani MoU Kerjasama Keamanan Pangan dan Teknologi Pertanian dengan Singapura
“Rakyat menyerahkan masa depan mereka kepada TNI dan Polri. Oleh karena itu, saudara-saudara harus selalu siap untuk berkorban dan menjalankan tugas dengan integritas tinggi,” tambahnya.
Acara Rapim TNI-Polri 2025 ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan tinggi TNI dan Polri, antara lain Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Tonny Harjono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat peran TNI dan Polri dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan negara. ***
Baca Juga : Di Forum ADF, Prabowo Kritik Sikap Diam Negara Barat terhadap Konflik Palestina
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
