MAKASSAR, HARIAN.NEWS – Progam Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar kuliah umum yang bertajuk “Meningkatkan Kesadaran Kritis Melalui Literasi Media” bertempat di Minihall Menara Iqra, Lantai 5, FISIP Unismuh, Senin (2/10/2023.
Kegiatan ini berhasil menghadirkan lebih dari seratusan mahasiswa semester 3 Prodi Ilmu Komunikasi Unismuh Makassar dari berbagai kelas.
Baca Juga : Rektor Unismuh Makassar Soroti Ketimpangan KIP, Dinilai Diskriminatif terhadap Mahasiswa PTS
Kuliah umum ini mengadirkan Nurwijaya Hariadi, seorang penggerak dari Yayasan Ruang Antara, sebuah organisasi nirlaba yang fokus pada isu-isu komunikasi kontemporer. Acara juga dipandu oleh Ahmad Syarif, seorang dosen di Program Studi Ilmu Komunikasi Unismuh, yang bertindak sebagai moderator.
Dalam kuliah umum ini, Nurwijaya Hariadi menekankan pentingnya mengadopsi sikap skeptis terhadap media sebagai langkah pertama dalam menghindari penyebaran informasi yang salah atau hoaks.
Dia menganggap sikap skeptis ini sebagai pondasi penting bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk mengembangkan kemampuan kritis, termasuk dalam melihat setiap informasi media dari berbagai sudut pandang serta melakukan pengecekan fakta.
Baca Juga : Tidak Mungkin Ada Asap Kalau Tidak Ada Api
Selama presentasinya, Nurwijaya Hariadi juga mencermati peran vital yang dimainkan oleh kelompok masyarakat seperti Yayasan Ruang Antara dalam mengawasi isu-isu penyiaran.
Salah satu upaya konkret adalah memperluas gerakan literasi media, yang bertujuan memberikan pendidikan kepada audiens.
“Kami telah bergerak sejak tahun 2014 dengan misi literasi media. Kami terus berupaya untuk mendorong kesadaran literasi media di kalangan masyarakat,” ungkap Nurwijaya Hariadi.
Baca Juga : Syawalan PWM Sulsel Bakal Dihadiri Mendikdasmen, Unismuh Ditunjuk Tuan Rumah
Dalam penutupnya, Nurwijaya Hariadi menegaskan manfaat besar yang dapat diperoleh dari kuliah umum ini, yaitu peningkatan kesadaran kritis dalam mengonsumsi media, termasuk televisi dan media sosial.
“Mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan memproduksi konten alternatif yang memiliki unsur edukasi, serta memainkan peran sebagai agen penyebaran pengetahuan terkait literasi media,” tutupnya.
Kuliah umum ini berhasil menginspirasi dan membangkitkan semangat para mahasiswa, yang terlihat dari jumlah pertanyaan yang diajukan kepada narasumber.
Baca Juga : Unismuh Makassar Perkuat Sosialisasi Kalender Hijriah Global Tunggal di Forum Rukyat Kemenag
Diharapkan, melalui semangat literasi media yang ditanamkan, para mahasiswa Ilmu Komunikasi Unismuh Makassar akan menjadi konsumen media yang lebih cerdas dan berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran literasi media di masyarakat.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

