Logo Harian.news

Respons Keluhan Petani Bawang Merah di Enrekang, PJ Gubernur Instruksikan Skema Bisnis Khusus

Editor : Rasdianah Rabu, 08 November 2023 18:13
PJ Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin berbincang dengan petani bawang merah Enrekang. Foto: dok
PJ Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin berbincang dengan petani bawang merah Enrekang. Foto: dok
APERSI

HARIAN.NEWS, ENREKANG – Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan kunjungan kerja ke Enrekang, sejak Selasa (7/11/2023) kemarin. Rabu (8/11/2023) hari ini, Bahtiar berkesempatan bertemu para petani bawang merah yang mengeluhkan harga bibit yang mahal hingga tidak adanya kepastian harga pasca panen.

Karena itu, Pj Gubernur Bahtiar menginstruksikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Pemprov Sulsel bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Enrekang, untuk menyiapkan skema bisnis yang tepat bagi para petani bawang merah di Enrekang. Mulai dari hulu hingga ke hilir.

Baca Juga : Laksus Minta Kejati Sulsel Dalami Pengakuan Andi Ina-Syahar Cs di Kasus Bibit Nanas

“Bertani bukan hanya semangat saja, tapi harus menggunakan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang baik. Supaya bisa menghasilkan hasil pertanian yang melimpah,” kata Bahtiar, dalam acara silaturahmi Penjabat Gubernur Sulsel bersama Pemerintah Daerah Enrekang, Forkopimda, Pimpinan OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa, dan Tokoh Masyarakat, di Pendopo Rujab Bupati Enrekang, Rabu.

Ia mengungkapkan, harus ada skema bisnis khusus untuk komoditi bawang merah. Supaya semua ada kepastian harga, dan memutus mata rantai tengkulak yang merugikan para petani.

“Para petani kita harus mendapatkan kepastian harga dan pasar. Mereka juga harus diajarkan cara bertani modern, yang mengedepankan ilmu pengetahuan. Bibit, pupuk, air, semua harus tersedia,” terangnya.

Baca Juga : Halalbihalal Hikma Manggala Perkuat Sinergi dan Persaudaraan Warga Enrekang di Makassar

Bahtiar mengatakan sengaja membawa semua tim dari seluruh OPD di Pemprov Sulsel, agar bisa berkoordinasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah. Ia menekankan, anggaran pemerintah yang dikeluarkan harus memberikan manfaat yang lebih besar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat.

Ia juga mengungkap rencananya mengembangkan pisang cavendish di Enrekang, dengan berbasis kecamatan. Memanfaatkan lahan-lahan tidur, yang selama ini tidak menghasilkan.

Sementara, Pj Bupati Enrekang, Baba menyampaikan, untuk mendukung program prioritas Pj Gubernur Bahtiar dalam budidaya pisang, pihaknya menyiapkan lahan 500 hektare. Ia mengungkapkan, saat ini uang berputar di Kabupaten Enrekang mencapai Rp3 triliun setiap tahun.

Baca Juga : Korupsi Bibit Nanas Sulsel, Mantan Pj Gubernur dan Empat Tersangka Resmi Ditahan

“Kami siap mendukung program prioritas Bapak Gubernur Sulsel dengan menyiapkan lahan untuk budidaya pisang cavendish,” kata Baba.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda