Logo Harian.news

RI-Malaysia Tingkatkan Kerja Sama Teknologi Pertahanan

Editor : Andi Awal Tjoheng Selasa, 21 Januari 2025 15:58
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, bersama Menteri Pertahanan Malaysia, Dato’ Seri Mohamed Khaled Nordin, usai pertemuan di Kuala Lumpur ||dok_KBRI Malaysia
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, bersama Menteri Pertahanan Malaysia, Dato’ Seri Mohamed Khaled Nordin, usai pertemuan di Kuala Lumpur ||dok_KBRI Malaysia
APERSI

HARIAN.NEWS, KUALA LUMPUR –  Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, mengadakan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Malaysia, Yang Mulia Dato’ Seri Mohamed Khaled Nordin, di kantor Kementerian Pertahanan Malaysia, Kuala Lumpur, Senin (20/1/2025).

Kunjungan ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral kedua negara, terutama dalam sektor pertahanan.

Baca Juga : TNI Siapkan 514 Batalyon Teritorial di Setiap Kabupaten

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri menegaskan pentingnya kolaborasi strategis untuk menghadapi tantangan keamanan di kawasan.

Komitmen ini diwujudkan melalui kesepakatan untuk mengembangkan kerja sama di bidang teknologi pertahanan dengan memanfaatkan potensi industri dalam negeri masing-masing.

“Kami bersepakat untuk merumuskan sistem kolaborasi yang komprehensif di bidang teknologi pertahanan. Ini adalah langkah penting untuk mendukung keamanan kawasan dan memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Malaysia,” ujar Sjafrie Sjamsoeddin.

Baca Juga : Menhan Ungkap Pelayanan Berobat Gratis untuk Jurnalis

Dorong Penguatan ADIC

Sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem pertahanan yang kuat di Asia Tenggara, Indonesia dan Malaysia juga mendukung pengembangan ASEAN Defence Industry Collaboration (ADIC).

Inisiatif ini diharapkan menjadi platform strategis untuk menciptakan alat dan teknologi pertahanan yang efisien serta terjangkau bagi negara-negara ASEAN.

Baca Juga : Mentan Amran Tandatangani MoU Kerjasama Keamanan Pangan dan Teknologi Pertanian dengan Singapura

“Kolaborasi dalam ADIC bukan hanya soal meningkatkan kapabilitas militer, tetapi juga memperkuat kemandirian industri pertahanan di kawasan,” tambahnya.

ADIC dirancang untuk menjawab kebutuhan kolektif negara-negara ASEAN dalam menyediakan peralatan militer yang seragam dan mendukung keberlanjutan kerja sama keamanan.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman

Follow Social Media Kami

KomentarAnda