Publik Soroti Dugaan Praktik Culas di Penyidikan Pengadaan Seragam Sekolah Gratis TA 2024
HARIAN.NEWS,SINJAI – Muncul dugaan adanya praktik culas dalam kasus dugaan persoalan dalam proyek pengadaan seragam sekolah gratis di Kabupaten Sinjai tahun anggaran 2024 .
Baca Juga : SPAM PDAM dan Pengakuan Wabup, Akankah Proses Hukum Tetap Objektif?
Hingga memasuki tahun 2026, belum ada kejelasan resmi terkait kelanjutan proses hukum yang sebelumnya disebut-sebut telah bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, tahun lalu pihak Kejaksaan Negeri Sinjai melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) telah melakukan langkah awal dengan memanggil dan meminta keterangan sejumlah pihak.
Mereka yang diperiksa dikabarkan berasal dari internal Dinas Pendidikan maupun pihak rekanan penyedia seragam.
Baca Juga : Kajari Sinjai Mulai Tertutup Terkait Kasus Korupsi SPAM yang Libatkan Bupati
Salah satu sumber berinisial EN mengaku pernah menjalani pemeriksaan di kantor Kejaksaan.
Namun hingga kini, ia belum mengetahui perkembangan lanjutan perkara tersebut.
“Sudah pernah dimintai keterangan, tapi setelah itu tidak ada lagi informasi. Tidak jelas apakah kasusnya naik ke penyidikan atau dihentikan,”ujar EN.
Baca Juga : Penundaan Pemanggilan Bupati jadi Sorotan di Kasus Hibah SPAM PDAM
Minimnya informasi resmi memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.
Program seragam sekolah gratis merupakan kegiatan yang menggunakan anggaran daerah dan berkaitan langsung dengan kepentingan siswa.
Sejumlah kalangan menilai, transparansi menjadi kunci agar tidak muncul spekulasi liar.
Baca Juga : Kementan: Dugaan Korupsi Indah Megahwati Berdasar Bukti, Bukan Narasi Sepihak
“Jika memang terdapat indikasi pelanggaran, masyarakat Sinjai berharap prosesnya dilanjutkan secara terbuka dan profesional. Sebaliknya, apabila tidak ditemukan unsur tindak pidana, penjelasan resmi dinilai penting untuk mengakhiri polemik,” ujar Ahmad, salah seorang pegiat Anti Korupsi di Sinjai, Kamis (26/2/2026)
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kejari Sinjai belum memberikan keterangan resmi terkait status terbaru penanganan dugaan persoalan proyek seragam sekolah gratis tersebut. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
