Logo Harian.news

Skandal Seragam Sekolah 2024: Benarkah Penyidikan Kejari Sinjai Tak Transparan?

Editor : Andi Awal Tjoheng Kamis, 26 Februari 2026 22:31
Kinerja Kejari Sinjai disorot, penyidikan skandal seragam Sekolah Gratis TA 2024 dipertanyakan || irman@harian.news
Kinerja Kejari Sinjai disorot, penyidikan skandal seragam Sekolah Gratis TA 2024 dipertanyakan || [email protected]

Publik Soroti Dugaan Praktik Culas di Penyidikan Pengadaan Seragam Sekolah Gratis TA 2024

HARIAN.NEWS,SINJAI – Muncul dugaan adanya praktik culas dalam kasus dugaan persoalan dalam proyek pengadaan seragam sekolah gratis di Kabupaten Sinjai tahun anggaran 2024 .

Baca Juga : SPAM PDAM dan Pengakuan Wabup, Akankah Proses Hukum Tetap Objektif?

Hingga memasuki tahun 2026, belum ada kejelasan resmi terkait kelanjutan proses hukum yang sebelumnya disebut-sebut telah bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tahun lalu pihak Kejaksaan Negeri Sinjai melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) telah melakukan langkah awal dengan memanggil dan meminta keterangan sejumlah pihak.

Mereka yang diperiksa dikabarkan berasal dari internal Dinas Pendidikan maupun pihak rekanan penyedia seragam.

Baca Juga : Kajari Sinjai Mulai Tertutup Terkait Kasus Korupsi SPAM yang Libatkan Bupati

Salah satu sumber berinisial EN mengaku pernah menjalani pemeriksaan di kantor Kejaksaan.

Namun hingga kini, ia belum mengetahui perkembangan lanjutan perkara tersebut.

“Sudah pernah dimintai keterangan, tapi setelah itu tidak ada lagi informasi. Tidak jelas apakah kasusnya naik ke penyidikan atau dihentikan,”ujar EN.

Baca Juga : Penundaan Pemanggilan Bupati jadi Sorotan di Kasus Hibah SPAM PDAM

Minimnya informasi resmi memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Program seragam sekolah gratis merupakan kegiatan yang menggunakan anggaran daerah dan berkaitan langsung dengan kepentingan siswa.

Sejumlah kalangan menilai, transparansi menjadi kunci agar tidak muncul spekulasi liar.

Baca Juga : Kementan: Dugaan Korupsi Indah Megahwati Berdasar Bukti, Bukan Narasi Sepihak

“Jika memang terdapat indikasi pelanggaran, masyarakat Sinjai berharap prosesnya dilanjutkan secara terbuka dan profesional. Sebaliknya, apabila tidak ditemukan unsur tindak pidana, penjelasan resmi dinilai penting untuk mengakhiri polemik,” ujar Ahmad, salah seorang pegiat Anti Korupsi di Sinjai, Kamis (26/2/2026)

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kejari Sinjai belum memberikan keterangan resmi terkait status terbaru penanganan dugaan persoalan proyek seragam sekolah gratis tersebut. ***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Penulis : IRMAN BAGOES

Follow Social Media Kami

KomentarAnda