Jadwal & Syarat SMMPTN-Barat 2026, Bisa Pilih 2 Prodi
HARIAN.NEWS,JAKARTA – Buat kamu yang masih mencari jalan lain masuk perguruan tinggi negeri, catat baik-baik nih. Sebanyak 27 PTN di wilayah Indonesia Barat resmi membuka seleksi mandiri lewat SMMPTN-Barat 2026.
Bukan sekadar jalur biasa, seleksi ini punya kejutan menarik. Kabar baiknya, ada kampus yang masih menerima lulusan hingga 10 tahun terakhir—bahkan lulusan Paket C dengan batas usia 35 tahun! Penasaran? Yuk, simak detailnya.
Bukan Hanya Lulusan Baru, 7 PTN Ini Terima Lulusan 2022 ke Atas
Umumnya, SMMPTN-Barat menerima lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026. Tapi ada kabar spesial nih buat kamu yang lulus lebih lama.
Tujuh PTN berikut memberikan kesempatan emas dengan menerima lulusan 5 tahun terakhir (2022-2026):
– Universitas Jambi (UNJA)
– Universitas Teuku Umar (UTU)
– Universitas Samudra (UNSAM)
– Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH)
– ISI Padangpanjang
– UPN Veteran Jakarta (UPNVJ)
– UIN Mahmud Yunus Batusangkar
Paling istimewa: Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh. Kampus ini membuka pintu lebar untuk lulusan 10 tahun terakhir (2017-2026). Bahkan lulusan Paket C bisa daftar asal usia maksimal 35 tahun. Cocok banget buat yang punya pengalaman dan ingin kuliah di bidang seni dan budaya.
Di Mana Ujian? Materinya Apa Saja?
Kamu bebas memilih lokasi ujian terdekat dari domisili. Jadi nggak perlu repot jauh-jauh.
Materi ujian SMMPTN-Barat 2026 meliputi:
– Tes Potensi Skolastik (TPS)
– Literasi Bahasa Indonesia
– Literasi Bahasa Inggris
– Penalaran Matematika
Catatan penting: Untuk beberapa program studi (prodi), kamu wajib menyertakan portofolio dalam bentuk video yang diunggah ke YouTube. Link videonya nanti dilampirkan saat pendaftaran daring.
Syarat Wajib Pendaftar SMMPTN-Barat 2026
Sebelum daftar, pastikan kamu memenuhi syarat berikut:
1. Ijazah: Lulusan SMA/SMK/MA/sederajat atau Paket C tahun 2024, 2025, 2026. Kecuali untuk 7 PTN di atas (lulusan 2022-2026) dan ISBI Aceh (lulusan 2017-2026, Paket C usia maksimal 35 tahun).
2. Status: Tidak lolos SNBP dan SNBT 2026, atau tidak melakukan daftar ulang di PTN penerima jika lolos SNBT.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
