HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampingkan rencananya bakal melakukan mutasi besar-besaran di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan efektivitas pemerintahan serta mempercepat realisasi program prioritas yang telah dicanangkan. Meski begitu, Ia memastikan dilakukan secara objektif dan berbasis kinerja.
Baca Juga : Safari Ramadan Ditutup di Barrang Lompo, Munafri Siapkan “Pete-pete Pulau” Gratis dan Target Listrik 24 Jam
Mutasi ini, menurut Munafri, bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan upaya untuk menempatkan individu yang tepat di posisi strategis.
“Kalau begini kondisinya, ya kita harus kasih orang yang bisa bekerja sama supaya ini bisa kuat di bawah,” tegasnya, setelah mengikuti rapat bersama DPRD Makassar usai serah terima jabatan (Sertijab) pada Senin (3/3/2025),
Bukan Sekadar Rotasi, tapi Penyegaran Pemerintahan
Baca Juga : Apresiasi Garda Terdepan Kota, Munafri Serahkan Paket Lebaran untuk Satgas Kebersihan
Munafri mengungkapkan bahwa sejumlah jabatan eselon II masih kosong. Selain itu, ada beberapa pejabat yang merangkap dua jabatan, seperti Firman Pagarra yang menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sekaligus Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Nielma Palamba yang memimpin Dinas Pendidikan sambil tetap menjabat sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan.
“Kita ingin memastikan semua posisi strategis diisi oleh orang-orang yang bisa bekerja secara maksimal untuk masyarakat Makassar,” kata Munafri.
Mutasi Berbasis Evaluasi, Bukan Kedekatan
Baca Juga : Safari Ramadan di Rappocini, Wali Kota Munafri Ajak Warga Perkuat Sinergi Bangun Makassar
Munafri menegaskan bahwa rotasi jabatan tidak akan dilakukan berdasarkan kedekatan pribadi, melainkan melalui proses assessment dan evaluasi kinerja yang ketat.
“Saya sangat berharap posisi-posisi vital di Kota Makassar ini tidak ditentukan karena kedekatan, tetapi melalui mekanisme yang objektif,” ujarnya.
Ia memastikan mutasi akan dilakukan sesuai prosedur dan tetap berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri). “Ada beberapa hal yang harus kita lakukan, tetapi tetap mengikuti aturan yang berlaku,” tambahnya.
Baca Juga : Safari Ramadhan di Manggala, Wali Kota Makassar Optimis Banjir Teratasi Secara Perlahan
Dukungan Penuh untuk Program Prioritas
Langkah ini sejalan dengan upaya Pemkot Makassar untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas, seperti peningkatan kualitas pendidikan, pengelolaan lingkungan hidup, pembangunan infrastruktur, serta reformasi pelayanan publik.
Munafri optimistis bahwa dengan menempatkan pejabat yang kompeten di posisi strategis, roda pemerintahan akan lebih efektif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita butuh tim yang solid dan kuat untuk merealisasikan visi kita. Semua ini demi kepentingan masyarakat Makassar,” pungkasnya.
Penulis: Nursinta
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

