HARIAN.NEWS, JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal MI, menolak rencana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, untuk merelokasi warga Gaza ke Mesir dan Yordania di tengah konflik berkepanjangan di negara Timur Tengah tersebut.
Menurut dia, relokasi warga Gaza tersebut bukan hanya tidak realistis melainkan juga mengabaikan hak-hak rakyat Palestina, serta bertentangan dengan prinsip kemanusiaan dan hukum internasional.
Baca Juga : Anggota DPR RI Deng Ical Kecam Serangan Israel Tewaskan Prajurit TNI: Negara Harus Hadir
“Rencana ini mengabaikan hak rayat Palestina untuk hidup di tanah air mereka sendiri. Palestina adalah negara yang telah diakui oleh PBB, dan solusi yang adil harus berdasarkan pada pengakuan hak-hak mereka sebagai bangsa merdeka,” kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut pada Kamis (6/2) di Jakarta.
Indonesia menjadi salah satu negara yang disebut-sebut sebagai tujuan relokasi. Legislator terpilih Dapil Sulsel I mengatakan pemerintahan Prabowo Subianto wajib menolak.
Pasalnya, sebagai negara yang selama ini memiliki komitmen kuat terhadap kemerdekaan Palestina, tidak seharusnya Indonesia menjadi bagian dari upaya yang justru melemahkan perjuangan rakyat Palestina.
Baca Juga : Deng Ical: Donor Darah Ramadan Tahun Ini Pecahkan Rekor di Makassar
“Selain itu, relokasi juga menjadi bentuk pengabaian terhadap solusi dua negara yang telah menjadi konsensus internasional. Bukannya mencari solusi damai, resolusi malah akan menciptakan masalah baru,” ujar Deng Ical sapaannya.
Karena itu, Deng Ical mendorong Kementerian Luar Negeri (Kemlu) supaya mengambil langkah tegas untuk menolak rencana Presiden Trump, sekaligus mempertegas posisi Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
Kemlu juga harus memperkuat diplomasi internasional untuk mendorong penyelesaian konflik Gaza melalui jalur dialog dan negosiasi yang melibatkan semua pihak terkait.
Baca Juga : Deng Ical Apresiasi Kekompakan Posko Siaga Bencana Tamangapa
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

