HARIAN.NEWS – Menjelang Ramadhan tiba, beberapa harga kebutuhan pokok (sembako) mengalami kenaikan di sejumlah daerah di Indonesia.
Melambungnya harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan tiba atau pada hari raya, seolah menjadi ‘tradisi’ di tanah air.
Baca Juga : HARIAN FOTO: Ribuan Jamaah Shalat Ied di Karebosi Makassar
Kenaikan harga sembako pada bulan Ramadhan berpotensi berlanjut hingga Hari Raya Idul Fitri.
Kenaikan harga sembako tersebut bervariatif, dan akan sangat dirasakan oleh masyarakat kecil berpenghasilan rendah.
Beberapa faktor kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut diantaranya adalah karena pasokan dan permintaan sembako yang tidak seimbang.
Baca Juga : Berkah Lebaran 1447 H, MDA Salurkan Sembako untuk 21 Desa di Luwu
Permintaan yang meningkat tidak diimbangi dengan pasokan yang ada.
Hal lainnya adalah karena adanya rantai distribusi yang terlalu panjang, yang berdampak biaya disteibusi menjadi tinggi.
Faktor berikutnya adalah karena adanya beberapa pihak yang tidak bertanggungjawab, yang mengambil keuntungan.
Meskipun demikian, kiranya kita perlu optimis untuk dapat mengatasi masalah-masalah tersebut dengan baik, agar kenaikan harga menjelang Ramadhan ataupun Hari Raya lainnya tidak menjadi sebuah tradisi di tanah air.*
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

