HARIAN.NEWS, MAKASSAR -Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat universitas tahun 2025.
Sebagai bagian dari tahapan penting tersebut, panitia menggelar technical meeting pada Rabu, 11 Juni 2025, bertempat di Aula Teater I-GIFt, Gedung Iqra Lantai 2.
Mengusung tema “Aktualisasi Nilai Qur’ani dalam Mencetak Talenta Emas Unismuh”, kegiatan MTQ tahun ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 14 Juni 2025.
Baca Juga : Unismuh Makassar Gandeng Kementerian HAM, Perkuat Kesadaran Literasi Mahasiswa
Sebanyak 186 mahasiswa dari berbagai fakultas telah terdaftar sebagai peserta. Namun, dua fakultas yakni Fakultas Hukum dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Sospol) tidak mengirimkan perwakilan.
Technical meeting tersebut dipandu oleh Ketua Panitia MTQ, Ustadz Zainal Abidin, bersama Ustadz Muhammad Al-Ghazali.
Keduanya menyampaikan berbagai hal teknis terkait pelaksanaan lomba, mulai dari cabang yang dipertandingkan hingga aturan main.
Baca Juga : Rektor Unismuh Makassar Soroti Ketimpangan KIP, Dinilai Diskriminatif terhadap Mahasiswa PTS
“Kehadiran peserta dalam technical meeting ini merupakan syarat mutlak. Peserta yang tidak hadir tanpa alasan yang dapat diterima akan langsung didiskualifikasi,” ucap Ketua Panitia MTQ, Ustadz Zainal Abidin.
Hal ini dianggap sebagai tolok ukur komitmen dan keseriusan mahasiswa dalam mengikuti lomba.
MTQ Unismuh 2025 akan mempertandingkan cabang-cabang seperti Hifzhil Qur’an untuk kategori 10, 20, dan 30 juz, Tilawatil Qur’an, Tartil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).
Baca Juga : Syawalan PWM Sulsel Bakal Dihadiri Mendikdasmen, Unismuh Ditunjuk Tuan Rumah
Menurut Zainal, kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan untuk menggali potensi dan mengasah bakat mahasiswa dalam bidang keilmuan dan seni baca Al-Qur’an.
“Kami optimis ajang ini akan menjadi panggung bagi talenta emas Unismuh yang selama ini tersembunyi,” bebernya.
Lebih lanjut, Zainal menambahkan bahwa seluruh peserta wajib melakukan registrasi ulang pada Jumat, 13 Juni 2025.
Baca Juga : Unismuh Makassar Perkuat Sosialisasi Kalender Hijriah Global Tunggal di Forum Rukyat Kemenag
Proses registrasi akan dibagi menjadi dua sesi, yakni pagi dan sore, disesuaikan dengan cabang lomba masing-masing.
Lokasi registrasi berada di Kantor LP3AIK, Lantai 2 Menara Iqra. Pada saat registrasi, peserta wajib membawa kartu tanda mahasiswa (KTM) dan akan menerima ID Card, nomor urut tampil, nomor grup untuk cabang Fahmil Qur’an, serta maqra’ bagi peserta Tilawatil Qur’an.
Penanggung jawab kegiatan registrasi ini adalah Ustadz Tasbih dan Ustadz Rusman.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, MTQ tahun ini tidak akan menggunakan sistem babak final.
Keputusan ini diambil untuk merampingkan tahapan pelaksanaan lomba, dan seluruh penilaian dari dewan juri akan bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
Dalam kesempatan yang sama, Zainal menyampaikan bahwa MTQ tingkat universitas ini merupakan bagian dari proses seleksi menuju MTQ Mahasiswa Nasional yang akan digelar pada 6 hingga 9 Oktober 2025 di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
