Logo Harian.news

Wali Kota Makassar Dukung Polisi Tindak Tegas Pengedar Narkoba dan Pelaku Penculikan Anak

Editor : Redaksi II Senin, 10 November 2025 20:57
Wali Kota Makassar Dukung Polisi Tindak Tegas Pengedar Narkoba dan Pelaku Penculikan Anak
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kota Makassar sebagai wilayah yang aman dari peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Press Conference Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Narkotika dan Pemusnahan Barang Bukti di Polrestabes Makassar, Senin (10/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Sulawesi Selatan Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, Kepala BNN Provinsi Sulsel Brigjen Pol Budi Sajidin, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Andi Panca Sakti, dan Ketua DPRD Kota Makassar Supratman.

Dalam kesempatan itu, Munafri menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polrestabes Makassar dan aparat penegak hukum atas keberhasilan mengungkap jaringan besar peredaran narkotika di Kota Makassar.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras Kepolisian dan BNN dalam memerangi narkoba. Kami akan terus berkolaborasi agar penyalahgunaan dan peredaran narkoba tidak memiliki ruang di Makassar,” tegas Munafri.

Sebanyak 20 kilogram narkotika berhasil disita dan dimusnahkan dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 13 kilogram sabu, 1 kilogram cairan sintetik, serta 33.936 butir obat berbahan THD seberat 6 kilogram.

Pemusnahan barang bukti dilakukan menggunakan mobil incinerator milik BNNP Sulsel dengan sistem wet scrubber, sehingga hasilnya menjadi uap air yang ramah lingkungan.

Munafri juga menegaskan komitmen Pemkot Makassar untuk bekerja sama dengan kepolisian dan BNN dalam memberdayakan wilayah yang selama ini dicap sebagai kampung narkoba, agar dapat bertransformasi menjadi kampung produktif.

“Kami akan turun langsung dengan model pemberdayaan agar wilayah yang rawan narkoba bisa berubah menjadi kawasan yang positif dan berdaya,” ujarnya.

Selain pengungkapan kasus narkotika, Munafri turut mengapresiasi keberhasilan Polrestabes Makassar dalam mengungkap kasus penculikan anak di bawah umur bernama Balqis, yang sempat meresahkan masyarakat.

Ia menilai kasus tersebut menjadi peringatan penting bagi seluruh pihak untuk lebih waspada terhadap indikasi perdagangan manusia (human trafficking).

“Ini bukan hanya tugas pemerintah atau polisi, tetapi tanggung jawab kita semua. Saya juga meminta agar pengawasan di bandara diperketat, terutama bagi anak-anak yang bepergian tanpa pendamping,” imbaunya.

Munafri menutup sambutannya dengan menegaskan komitmen Pemkot Makassar untuk terus bersinergi dengan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas kota, agar seluruh program pembangunan dapat berjalan berkelanjutan.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menjelaskan bahwa pemusnahan barang bukti ini merupakan tindak lanjut dari enam laporan polisi hasil operasi Satres Narkoba Polrestabes Makassar, bekerja sama dengan Polda Sulsel dan BNNP Sulsel.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari proses hukum sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan. Kegiatan dilakukan secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada publik,” jelas Arya Perdana.

Kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen bersama antara Pemerintah Kota Makassar dan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari ancaman narkotika dan tindak kejahatan lainnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda