HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Yayasan Ranu Prima (YRP) melalui Ranu Harapan Islamic International Boarding School (RHIIBS) terus membuka kesempatan bagi anak-anak yatim untuk mendapatkan akses pendidikan, pembinaan, serta jaminan kebutuhan hidup melalui program sosial yang saat ini sedang dijalankan.
Hingga saat ini, puluhan anak yatim telah berhasil terdata dan bergabung dalam program tersebut.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Ranu Prima, Muhammad Ramli Rahim, mengatakan pihaknya masih membutuhkan tambahan peserta agar target pembinaan terhadap 100 anak yatim usia 10 hingga 16 tahun dapat terpenuhi.
Menurutnya, program ini dirancang untuk memberikan dukungan menyeluruh bagi anak-anak yatim, mulai dari pendidikan hingga pengembangan keterampilan yang dapat menjadi bekal masa depan mereka.
“Yayasan Ranu Prima berkomitmen menghadirkan lingkungan pendidikan dan pembinaan yang mampu membantu anak-anak yatim tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berilmu, dan berakhlak,” ujar MRR sebutan Muhammad Ramli Rahim kepada harian.news, Selasa (2/6).

Melalui program tersebut, anak-anak yang terpilih akan memperoleh berbagai fasilitas dan dukungan, antara lain, Pembiayaan pendidikan hingga tamat SMA, Pemenuhan kebutuhan makan dan minum,
Penyediaan pakaian dan tempat tinggal,
Pembelajaran bahasa Inggris, bahasa Arab, serta berbagai keterampilan penunjang lainnya,
Pembinaan tahfidz Al-Qur’an dengan target hingga 30 juz.
Yayasan berharap masyarakat dapat berpartisipasi dengan memberikan informasi apabila mengetahui anak yatim yang membutuhkan dukungan pendidikan dan pembinaan sebagaimana program yang disediakan YRP.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membantu masa depan anak-anak yatim. Jika menemukan anak yatim yang membutuhkan pendampingan dan pendidikan, silakan menghubungi kami,” tambahnya.
Masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut atau mengusulkan calon penerima manfaat dapat menghubungi Yayasan Ranu Prima melalui nomor 0852-5655-7367.
Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan anak yatim, sekaligus mempersiapkan mereka menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
(RLS/HSN)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
