Logo Harian.news

31 SMK Unjuk Kompetensi di SMK Kontes Road to Yamaha Factory SJAM

Editor : Redaksi II Senin, 26 Januari 2026 06:29
Foto: SJAM
Foto: SJAM

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Sebanyak 31 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unjuk kemampuan dalam ajang SMK Kontes Road to Yamaha Factory yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (PT SJAM).

Dari kompetisi tersebut, Yamaha akan menyeleksi 15 sekolah terbaik yang berhak mengikuti kunjungan industri ke pabrik PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di Jakarta Timur pada Februari 2025.

Program ini merupakan agenda rutin PT SJAM sebagai upaya memperkuat sinergi dengan sekolah binaan, khususnya dalam mencetak sumber daya manusia yang siap kerja di bidang teknisi dan pemasaran sepeda motor.

Baca Juga : Yamaha Boyong Skutik Premium TMAX ke Tanah Air, Harga Mulai Rp 455 Juta

GM Business Development HR & Support Yamaha Sulselbar PT SJAM, Florentina Koeswanti, mengatakan kontes ini dirancang untuk melahirkan talenta unggul yang memiliki pemahaman langsung terhadap teknologi dan sistem pemasaran Yamaha.

“Melalui kegiatan ini akan lahir talenta terbaik di bidang teknisi dan pemasaran. Hal ini tentu memudahkan Yamaha ketika membutuhkan tenaga kerja yang sudah memahami teknologi dan sistem Yamaha,” ujarnya.

Sementara itu, Manager HR Business and Development PT SJAM, Ulfa Suryani Syah, menjelaskan bahwa SMK Kontes Road to Yamaha Factory merupakan program khusus PT SJAM yang tahun ini memasuki penyelenggaraan kelima sejak pertama kali digelar pada 2014.

Baca Juga : Sambut 2026, Yamaha Perkenalkan Warna Baru XMAX Connected

“Kontes ini dimulai sejak Agustus 2025 dan diikuti 138 sekolah binaan di wilayah Sulselbar. Dari jumlah tersebut, terpilih 31 sekolah untuk berkompetisi secara teori dan praktik. Nantinya, 15 sekolah terbaik akan diajak berkunjung ke pabrik Yamaha,” kata Ulfa kepada media, Kamis (22/1/2025).

Dari total peserta, tercatat 112 SMK jurusan teknik dan 26 SMK jurusan pemasaran, dengan rincian lima sekolah berasal dari Sulawesi Barat dan 26 sekolah dari Sulawesi Selatan.

Ulfa menambahkan, kunjungan industri ke pabrik Yamaha memberi kesempatan bagi sekolah terpilih untuk melihat langsung proses produksi sepeda motor hingga sistem pemasarannya.

Baca Juga : MAXI Yamaha dan PRO STREET Rayakan Satu Dekade Lewat MAXI Drag Combat di Bandung

“Kompetisi ini sejalan dengan komitmen Yamaha dalam memajukan pendidikan berstandar industri serta meningkatkan kompetensi siswa dan guru sesuai jurusan yang telah bekerja sama dengan Yamaha,” jelasnya.

Trainer Yamaha Institute, Swardi, menambahkan bahwa selain 15 sekolah yang akan berkunjung ke pabrik, panitia juga menetapkan empat sekolah terbaik untuk menerima penghargaan khusus.

“Pada tahap final, 31 sekolah diuji dalam proses pelayanan. Untuk jurusan pemasaran terdapat tes digital marketing, sedangkan jurusan teknik diuji dalam menyelesaikan pekerjaan pada komponen sepeda motor Yamaha,” ungkapnya.

Baca Juga : Berbagi Inspirasi di Kampung Halaman, Om Daeng Ceritakan Perjalanan Berkesan ke 12 Negara

Salah satu guru peserta, Abbas Ruddin dari SMK Negeri 1 Kabupaten Wajo, mengapresiasi program tersebut karena secara langsung menguji kemampuan guru dan siswa dalam menghadapi standar industri.

“Program ini sangat baik karena kami bisa mengukur sejauh mana kompetensi kami di dunia pendidikan dan bagaimana bersaing di dunia industri,” katanya.

Ia menambahkan, bagi siswa ajang ini menjadi langkah awal untuk mengenal dunia industri secara nyata.

“Di industri, kompetisi sangat berbeda. Dari sini siswa bisa mengukur kemampuan, menerapkan ilmu di lapangan, dan membuka peluang untuk dilirik industri ke depannya,” pungkas Abbas.

Dalam ajang ini, SMK Negeri 1 Wajo mengirimkan salah satu siswa terbaiknya, Muhammad Revand, untuk berkompetisi.

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda