Logo Harian.news

64,6 Persen Area Indoor Kota Makassar Belum Dilengkapi Atribut KTR

Editor : Redaksi II Minggu, 18 Agustus 2024 10:27
64,6 Persen Area Indoor Kota Makassar Belum Dilengkapi Atribut KTR
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar membeberkan sebanyak 64,6 persen area dalam ruang (indoor) di Kota Makassar belum dilengkapi tanda Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

“Berdasarkan data yang terungkap saat FGD kemarin, 64,6 persen area indoor di kota ini belum dilengkapi dengan tanda KTR yang memadai, ada yang juga belum menyediakan,” jelasnya, Minggu (18/8/2024).

Baca Juga : Menuju Kampus Bereputasi Internasional, Unismuh Makassar Jalani Visitasi BAN-PT

Bahkan kondisi di area luar ruangan (outdoor) bahkan lebih memprihatinkan, dengan 78 persen lokasi belum memasang tanda KTR.

“Ini yang akan kita lakukan penegakan dan penegasan agar ada tanda KTR, kita akan lakukan bersama Satpol PP dan Dinas terkait, kami akan tegas untuk penerapan KTR kali ini,” tegasnya.

Meskipun begitu, ada perkembangan positif dalam tingkat kepatuhan terhadap aturan KTR, terutama di pusat-pusat perbelanjaan atau shopping center.

Baca Juga : Resmi Dibuka, Taro Waterpark Makassar Tawarkan Wisata Edukasi Anak

“Tapi tentu saja mulai membaik ketimbang tahun-tahun sebelumnya, ini sudah ada beberapa perbaikan,” jelasnya.

Berdasarkan tujuh kriteria yang ditetapkan, pusat perbelanjaan di Makassar mencatat tingkat kepatuhan sebesar 55,6 persen.

Adapun untuk kepatuhan pada tiga kriteria utama, tempat-tempat seperti rumah sakit, tempat bermain anak, universitas.

Baca Juga : Trotoar Makassar Belum Inklusif, Dikuasai PKL dan Parkir Liar

“Sangat baik tentu saja tempat ibadah menunjukkan kinerja terbaik dengan mencatat tingkat kepatuhan masing-masing 100 persen, masyarakat mulai sadar pada beberapa hal itu,” pungkasnya.

Penulis: Nursinta

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda