HARIAN.NEWS, PALOPO – Ketua Umum Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Sulawesi Selatan, Dr. H. Basri, S.Pd, M.Pd, tampil sebagai narasumber untuk menyampaikan materi terkait tertib arsip pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kegiatan ini dipusatkan di UPT SMKN 2 Kota Palopo pada Rabu (2/9/2026).
Acara tersebut dihadiri dan didampingi langsung oleh Kepala Cabang Dinas Wilayah XI, Ridwan Syam, S.Sos, M.M, Ketua MKKS SMK Palopo, Ridwan, S.T, M.Si, Ketua PGRI Kota Palopo sekaligus Ketua MKKS SMA Palopo, Drs. Basman, Ketua MKKS SMA Luwu, Drs. Andi Burhan, serta Ketua MKKS SMK Luwu, Safaruddin, S.T.
Jajaran kepala sekolah, kasubag umum, hingga bendahara dana BOS dari jenjang SMA, SMK, dan SLB—baik negeri maupun swasta—se-Kabupaten Luwu dan Kota Palopo turut hadir memadati lokasi acara.
Penyelenggaraan agenda ini ditujukan untuk memberikan pembekalan teknis mengenai tata kelola serta manajemen pengarsipan keuangan di lingkungan sekolah.
Fokus materi utama menekankan krusialnya pencatatan, penyimpanan, dan pendokumentasian bukti pengeluaran dana BOS demi menjamin kelancaran pelaporan serta proses audit keuangan.
Dr. H. Basri, yang juga mengemban amanah sebagai Wakil Ketua IKA BKPRMI, menggarisbawahi betapa pentingnya menerapkan prinsip tertib arsip dalam tata kelola dana BOS.
“Tertib arsip bukan cuma urusan administratif semata, melainkan fondasi utama transparansi dan akuntabilitas. Melalui arsip yang tertata rapi dan terukur, pihak sekolah bisa mempertanggungjawabkan alokasi anggaran secara terbuka kepada pemerintah maupun masyarakat,” tegas mantan Ketua KNPI Kota Makassar tersebut.
Ia menguraikan lebih lanjut bahwa sistem kearsipan yang baik akan mempermudah jalannya audit, menekan risiko kekeliruan administrasi, sekaligus mendongkrak kepercayaan publik terhadap tata kelola anggaran pendidikan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
